Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan

    Juni 5, 2026

    Raperda TBC-HIV Segera Rampung, DPRD Samarinda Ingin Pencegahan Lebih Agresif

    Juni 5, 2026

    Dorong Penguatan Ekosistem Riset, Brida Kaltim Ingin Wujudkan Rumah Inovasi

    Juni 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Dari Tanah Kosong ke Lahan Subur, Peda 2025 Kutai Barat Jadi Simbol Kebangkitan Pertanian Kaltim
    Diskominfo Kaltim

    Dari Tanah Kosong ke Lahan Subur, Peda 2025 Kutai Barat Jadi Simbol Kebangkitan Pertanian Kaltim

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 27, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kutai Barat – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim) H Seno Aji menyampaikan kekagumannya atas keberhasilan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dalam menggelar Pekan Daerah (Peda) XI Petani Nelayan Tingkat Provinsi Kaltim 2025.

    Dua bulan lalu, lokasi kegiatan Gerak Teknologi (Gertek) Pertanian di areal Politeknik Sendawar Barong Tongkok masih berupa tanah kosong. Namun, saat kembali mengunjungi lokasi tersebut, pemandangan hijau dari tanaman palawija menyambutnya.

    “Setelah saya kembali, ternyata semuanya sudah hijau oleh tanaman palawija, bahkan sudah ada yang dipanen,” ungkap Wagub Seno Aji saat diwawancarai media, Kamis, 26 Juni 2025.

    Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa tanah di Kutai Barat sangat subur dan memiliki potensi besar untuk dijadikan kawasan percontohan pertanian di Kalimantan Timur. Meski membutuhkan penambahan kapur untuk menurunkan tingkat keasaman tanah, hal itu dianggap wajar karena sebagian besar wilayah Kaltim memiliki karakteristik tanah dengan pH tinggi.

    “Artinya, hasil Peda di Kubar ini menunjukkan bahwa semua tumbuhan palawija tumbuh subur dan berhasil berbuah dengan baik,” lanjut Seno Aji.

    Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mewujudkan swasembada pangan di Benua Etam. Menurut Seno, apa yang ditampilkan oleh Kubar dalam Peda kali ini harus ditularkan kepada seluruh petani di kabupaten dan kota lainnya di Kaltim.

    “Kami berharap hasil Peda ini bisa ditularkan kepada para petani kabupaten dan kota. Jangan berhenti di sini, harus ada tindak lanjut secara konkret di tingkat daerah,” tegasnya.

    Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjadikan Peda sebagai ajang pembelajaran dan penyebaran inovasi pertanian. Seluruh rekomendasi, inovasi teknologi, hingga praktik terbaik yang diperoleh dari pertemuan para pelaku utama sektor pertanian dan perikanan ini harus diimplementasikan di lapangan.

    “Sehingga Kaltim benar-benar bisa swasembada pangan seperti yang diarahkan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Seno menegaskan arah pembangunan pertanian nasional.

    Kunjungan Wagub Seno Aji ke areal Gertek Peda didampingi oleh istrinya, Wahyu Hernaningsih Seno, serta Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dan istri sekaligus Ketua TP PKK Maria Christina Mozes Edwin. Turut serta pula Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imenuel dan Ketua Umum Panitia Peda Kaltim 2025 Ujang Rachmad.

    Rombongan meninjau puluhan demplot (demonstration plot) di lahan seluas 5 hektare, yang dipenuhi berbagai jenis tanaman palawija. Mulai dari jagung, kacang tanah, kedelai, hingga umbi-umbian, semua tumbuh subur dan menunjukkan keberhasilan praktik pertanian modern yang ramah lingkungan.

    Pekan Daerah ini tidak hanya menjadi ajang adu inovasi teknologi pertanian, tetapi juga menjadi forum strategis silaturahmi antarpetani dan nelayan se-Kaltim. Selain pameran hasil pertanian, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi, pelatihan, dan workshop peningkatan kapasitas petani, yang melibatkan berbagai instansi terkait.

    Dengan pencapaian di Kutai Barat ini, diharapkan semangat kebangkitan sektor pertanian semakin menguat. Apalagi dalam konteks pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang juga berada di Kalimantan Timur, ketahanan pangan menjadi sektor vital untuk mendukung pertumbuhan wilayah secara menyeluruh.

    “Kami di pemerintah akan terus mendukung dan mendorong segala upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani dan nelayan,” pungkas Seno Aji.

    Peda XI Petani Nelayan 2025 di Kutai Barat telah membuktikan bahwa dengan semangat gotong royong, sinergi lintas sektor, dan penerapan teknologi tepat guna, tanah yang dulunya kosong bisa berubah menjadi sumber kehidupan. Ini bukan sekadar panen palawija—ini adalah panen harapan untuk masa depan pertanian Kalimantan Timur. (Adv/DiskominfoKaltim)

    Editor: Sukri

    Gertek Pertanian H Seno Aji Peda 2025
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dokter Favorit Berpotensi Tingkatkan Risiko Kelelahan, Dapat Mempengaruhi Kualitas Layanan

    Nur AjijahJuni 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penumpukan pasien pada dokter yang dianggap favorit berpotensi meningkatkan risiko kelelahan tenaga medis.…

    Raperda TBC-HIV Segera Rampung, DPRD Samarinda Ingin Pencegahan Lebih Agresif

    Juni 5, 2026

    Dorong Penguatan Ekosistem Riset, Brida Kaltim Ingin Wujudkan Rumah Inovasi

    Juni 5, 2026

    RSUD Kewalahan Tampung Pasien TBC dan HIV, DPRD Samarinda Minta RS Swasta Jangan Lepas Tangan

    Juni 5, 2026

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Juni 5, 2026
    1 2 3 … 3,123 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.