Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Cegah Penyimpangan Bansos, Samarinda Maksimalkan 51 E-Warong Tahun 2025
    Pemkot Samarinda

    Cegah Penyimpangan Bansos, Samarinda Maksimalkan 51 E-Warong Tahun 2025

    GilangBy GilangNovember 16, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Cegah penyimpangan bantuan tunai (Bansos) 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) memperkuat mekanisme penyaluran dengan menempatkan E-Warong sebagai pusat distribusi utama.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun pada Launching Penyaluran Bantuan Nontunai Tahun Anggaran 2025 di Kantor Bank Kaltimtara, Jalan Jenderal Sudirman pada Minggu, 16 November 2025.

    Pemkot Samarinda kini didukung 51 E-Warong yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota. Keberadaan E-Warong ini diyakini mempermudah akses masyarakat dan menjadi instrumen penting untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran serta mencegah potensi penyalahgunaan.

    “Terdapat 51 E-Warong yang merupakan usaha mikro kecil yang tersebar di 10 kecamatan sebagai tempat pembelian bahan makanan atau kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan bumbu dapur untuk memenuhi kebutuhan pangan,” katanya

    Andi Harun menjelaskan, Program E-Warong dirancang sebagai solusi dari berbagai persoalan klasik penyaluran bansos seperti ketidaktepatan target penerima, potensi penyelewengan barang, hingga praktik permainan harga.

    Dengan sistem transaksi nontunai dan pembelian langsung di E-Warong, pemerintah dapat melakukan pengawasan lebih ketat dan transparan.

    “Program ini diharapkan dapat meminimalkan potensi penyalahgunaan maupun ketidaktepatan target penerima bantuan,” tegas Pak Wali.

    Selain memperketat pengawasan, keberadaan E-Warong juga memastikan penerima manfaat membeli komoditas yang benar-benar dibutuhkan.

    Seluruh bahan pokok yang disediakan telah distandarkan pemerintah untuk menjaga kualitas dan stabilitas harga, sehingga manfaat dapat diterima secara optimal.

    “Masyarakat yang mendapatkan bantuan sosial dapat terbantu dalam mengurangi beban biaya pengeluaran kebutuhan pokok,” jelasnya.

    Meski demikian, Andi Harun menegaskan bantuan sosial bersifat sementara dalam upaya pengentasan kemiskinan.

    Oleh karena itu, Pemkot Samarinda mendorong masyarakat memanfaatkan bansos sebagai penunjang sementara sembari mengikuti program pemberdayaan yang telah disiapkan pemerintah.

    Berbagai program lanjutan telah dipersiapkan pemerintah pusat dan daerah, mencakup sektor ekonomi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar.

    “Pemerintah pusat dan daerah telah menyusun program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, termasuk penyediaan infrastruktur air bersih serta rumah tinggal yang layak huni,” tambahnya.

    Dengan optimalisasi E-Warong, Pemkot Samarinda berharap penyaluran bansos menjadi lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari celah penyimpangan.

    “E-Warong juga diharapkan berperan sebagai bagian penting dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui distribusi bantuan yang terukur dan tertib,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gilang

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.