Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Oktober 20, 2026

    Borneo FC Menang di AFC Challenge League, Pemkot Samarinda Dorong Kemajuan Sepak Bola Daerah

    Oktober 20, 2026

    Kejaksaan Kaltim Upayakan Pengembalian Barang Bukti hingga ke Rumah Penerima

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»BPBD Tak Beri Penilaian soal Status Bencana Nasional, Sebut Penanganan Karhutla Terus Berjalan
    Pemerintah

    BPBD Tak Beri Penilaian soal Status Bencana Nasional, Sebut Penanganan Karhutla Terus Berjalan

    AminahBy AminahOktober 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kondisi udara di Samarinda Kaltim masih diselimuti kabut asap akibat karhutla, Selasa, 20/10/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Desakan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) ditetapkan sebagai bencana nasional belum mendapat penilaian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim.

    Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan mengatakan, tidak memberikan penilaian apakah karhutla di Kaltim perlu ditetapkan sebagai bencana nasional. Ia meminta persoalan tersebut menunggu keputusan pemerintah yang berwenang.

    “Saya kewenangannya enggak boleh berpendapat. Artinya ini memang kewenangan dari pemerintah, tunggu saja,” kata Buyung, Selasa, 20 Oktober 2026.

    Pernyataan itu muncul di tengah desakan sejumlah pihak agar pemerintah meningkatkan status penanganan karhutla. Desakan tersebut berkaitan dengan kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah serta dampak kabut asap terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat.

    Namun ia menegaskan, penanganan kebakaran di daerah tetap berlangsung tanpa bergantung pada keputusan mengenai status bencana nasional. Menurut dia, petugas mendatangi lokasi setiap kali menerima laporan kebakaran.

    “Setiap hari, setiap ada kebakaran di lokasi kami datang,” ujarnya.

    Meski demikian, proses pemadaman menghadapi kendala, terutama ketika kebakaran terjadi di tengah hutan dengan akses yang sulit. Petugas harus menembus kawasan tersebut sebelum dapat menjangkau titik api.

    Selain kendala medan, kebakaran juga dapat muncul kembali setelah pemadaman. Buyung mencontohkan kejadian di kawasan Belita yang telah ditangani selama tiga hari berturut-turut, tetapi api kembali muncul.

    Ia menduga kondisi tersebut dapat terjadi karena bara yang tersisa belum sepenuhnya padam. Di sisi lain, kebakaran baru juga bisa muncul di lokasi berbeda sehingga penanganan harus terus dilakukan.

    Menurut Buyung, upaya penanganan karhutla perlu disertai perubahan perilaku masyarakat untuk menghentikan pembakaran. Ia mengingatkan bahwa kebakaran yang berulang dapat memperpanjang dampak kabut asap, bahkan ketika jumlah laporan mulai menurun.

    BPBD juga berharap masyarakat tidak menganggap datangnya musim hujan sebagai alasan untuk melakukan pembakaran sebelum hujan benar-benar merata.

    “Kita imbau kepada masyarakat, jangan lagi melakukan pembakaran, baik untuk alasan apa pun,” tutupnya.

     

    Asap Karhutla BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan karhutla
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026

    Dinkes Bantah Kematian Balita di Samarinda akibat Karhutla, Dokter Belum Bisa Memastikan

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Ratu ArifanzaOktober 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti menilai pembelajaran jarak…

    Borneo FC Menang di AFC Challenge League, Pemkot Samarinda Dorong Kemajuan Sepak Bola Daerah

    Oktober 20, 2026

    Kejaksaan Kaltim Upayakan Pengembalian Barang Bukti hingga ke Rumah Penerima

    Oktober 20, 2026

    BPBD Tak Beri Penilaian soal Status Bencana Nasional, Sebut Penanganan Karhutla Terus Berjalan

    Oktober 20, 2026

    Perluas Akses Bantuan Sosial, Pemkot Samarinda Libatkan ASN hingga Pengurus RT

    Oktober 20, 2026
    1 2 3 … 3,394 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.