Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    April 29, 2026

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Berdalih Investasi, Masyarakat Jadi Korban, Dewan Sampaikan Kritik
    DPRD Kaltim

    Berdalih Investasi, Masyarakat Jadi Korban, Dewan Sampaikan Kritik

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 25, 2024Updated:Maret 25, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur Rusman Ya'qub
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kalimantan Timur Rusman Ya’qub mengungkapkan keprihatinan atas masifnya konflik lahan antara masyarakat adat dan investor di Kaltim.

    Menurutnya, masyarakat adat rentan menghadapi risiko penggusuran akibat kebijakan investasi yang terus berkembang.

    Rusman menegaskan pentingnya adanya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD Provinsi Kaltim tentang Pembentukan Kelembagaan Desa Adat. Hal ini diharapkan dapat menjaga serta melestarikan kehidupan sosial masyarakat.

    “Karena selama ini banyak potensi desa adat kita di Kaltim tidak mendapatkan pengakuan secara hukum,” ujarnya usai Rapat Paripurna ke-6 di Gedung B Kantor DPRD Provinsi Kaltim, Senin (25/3/2024).

    Pada rapat paripurna tersebut Rusman juga terpilih sebagai ketua Pansus Kelembagaan Desa Adat.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di lapangan, terdapat fakta riil yang menunjukkan adanya benturan antara masyarakat dan pihak investor, yang pada akhirnya merugikan masyarakat.

    Salah satu contohnya adalah perselisihan terkait lahan sawit dan lahan pertambangan, di mana banyak desa adat dan hutan terdampak dari kepentingan investasi pertambangan.

    “Mengatasnamakan investasi, tapi kehidupan sosial masyarakat kita hilang ditelan bumi,” ungkapnya dengan nada sindiran.

    Politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga menyoroti konflik lahan di Ibu Kota Nusantara (IKN), di mana lahan yang seharusnya digunakan untuk pembangunan Bandara VVIP IKN telah lama dimanfaatkan oleh warga untuk kegiatan berkebun dan berladang.

    “Meskipun pihak terkait membantah, namun faktanya sangat jelas,” jelas Anggota Komisi IV DPRD Kaltim itu.

    Rusman menyampaikan kekhawatirannya bahwa jika tidak ada perlindungan yang memadai, lembaga-lembaga adat dan desa-desa adat di Kaltim bisa lenyap akibat kehadiran investasi yang begitu masif.

    “Kalau dibiarkan, kita bisa kehilangan kehidupan sosial masyarakat kita. Padahal struktur sosial dan budaya masyarakat lokal Kaltim telah ada sejak lama, jauh sebelum berdirinya republik ini,” ketus Rusman.

    Menurut dia, lahirnya negara ini juga didasari oleh keberadaan komunitas sosial seperti masyarakat adat yang telah turun-temurun menjaga kehidupan sosial dan budaya.

    Namun, semua itu kini terancam oleh kepentingan investasi yang memprioritaskan keuntungan sejumlah pihak, sehingga mengorbankan kehidupan sosial manusia.

    “Tapi hanya karena kepentingan investasi, semua dilabrak sehingga kehidupan sosial manusia jadi hilang,” tandasnya.

    Bapemperda Ranperda Rusman Yaqub
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    TAGUPP Kaltim Respons Rencana Aksi 4.000 Massa, Ajak Jaga Kondusifitas Daerah

    April 12, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    Andika SaputraApril 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Anhar menilai,…

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.