Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi
    Diskominfo Kaltim

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi Dokumentasi pelantikan pengurus PGRI Kaltim masa bakti XXIII periode 2024–2029 (Ist / Humas Pemprov)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Arah baru organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai ditegaskan. Dalam pelantikan pengurus masa bakti XXIII periode 2024–2029, isu perlindungan hukum dan sertifikasi guru muncul sebagai dua prioritas utama yang harus segera digarap.

    Pesan itu disampaikan langsung Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat menghadiri pelantikan di Princess Aji Bidara Ballroom, Hotel Grand Verona Samarinda, Jumat, 15 Mei 2026.

    Ia menekankan peran PGRI ke depan tidak hanya sebatas wadah organisasi profesi, tetapi juga menjadi garda depan dalam menjaga martabat dan keamanan para pendidik.

    “PGRI harus mulai fokus pada perlindungan hukum bagi guru. Ini penting agar mereka bisa bekerja dengan tenang tanpa tekanan,” ujarnya.

    Menurutnya, masih ada potensi guru menghadapi kriminalisasi, intimidasi, hingga perlakuan tidak adil saat menjalankan tugas di lapangan. Kondisi ini dinilai bisa mengganggu proses pendidikan jika tidak ditangani secara serius.

    Langkah pendisiplinan yang dilakukan guru secara profesional tidak seharusnya berujung pada persoalan hukum. Karena itu, kehadiran perlindungan hukum menjadi penting untuk memberikan kepastian sekaligus rasa aman bagi tenaga pendidik.

    Selain itu, Seno juga menyoroti pentingnya sertifikasi sebagai bentuk pengakuan profesionalitas guru. Sertifikasi dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga berhubungan langsung dengan kesejahteraan.

    “Standar guru harus sama, baik di Samarinda maupun di Mahakam Ulu. Jangan sampai ada kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah,” tegasnya.

    Ia membuka peluang kolaborasi antara PGRI dan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru secara berkelanjutan.

    Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Teguh Sumarno menegaskan, organisasi yang dipimpinnya merupakan rumah besar bagi para guru di Indonesia.

    Kata dia, PGRI memiliki mandat untuk memperjuangkan hak, meningkatkan kompetensi, serta memberikan advokasi hukum bagi anggotanya.

    “PGRI hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penguatan profesionalisme guru,” ucapnya.

    Di tingkat daerah, Ketua PGRI Kaltim Rediyono mengungkapkan, jumlah guru di Kaltim saat ini mencapai sekitar 72 ribu orang yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Jumlah tersebut menjadi potensi besar sekaligus tantangan dalam memastikan kualitas pendidikan yang merata.

    Momentum ini menjadi titik awal bagi kepengurusan baru PGRI Kaltim untuk bergerak lebih konkret. Tidak hanya memperkuat solidaritas organisasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi persoalan yang dihadapi para guru, terutama dalam aspek perlindungan dan peningkatan profesionalisme.

     

    o Pemprov Kaltim PGRI Seno Aji Wakil Gubernur Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Janji Gubernur Kaltim, Targetkan Pengisian Jabatan Plt Rampung Akhir Juni

    Juni 23, 2026

    Sri Wahyuni Tegaskan Hibah Rp170 Miliar ke LPTQ Sesuai Mekanisme, Sama Dengan Hibah Organisasi/Lembaga Lain

    Juni 23, 2026

    Harum Tegaskan Belanja OPD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    Juni 23, 2026

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Juni 22, 2026

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    Juni 22, 2026

    Gubernur Rudy Mas’ud Lama Tak Menemui Awak Media, Kembali Tanpil Ungkap Beberapa Agenda Strategis

    Juni 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.