Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi
    Diskominfo Kaltim

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi Dokumentasi pelantikan pengurus PGRI Kaltim masa bakti XXIII periode 2024–2029 (Ist / Humas Pemprov)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Arah baru organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai ditegaskan. Dalam pelantikan pengurus masa bakti XXIII periode 2024–2029, isu perlindungan hukum dan sertifikasi guru muncul sebagai dua prioritas utama yang harus segera digarap.

    Pesan itu disampaikan langsung Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat menghadiri pelantikan di Princess Aji Bidara Ballroom, Hotel Grand Verona Samarinda, Jumat, 15 Mei 2026.

    Ia menekankan peran PGRI ke depan tidak hanya sebatas wadah organisasi profesi, tetapi juga menjadi garda depan dalam menjaga martabat dan keamanan para pendidik.

    “PGRI harus mulai fokus pada perlindungan hukum bagi guru. Ini penting agar mereka bisa bekerja dengan tenang tanpa tekanan,” ujarnya.

    Menurutnya, masih ada potensi guru menghadapi kriminalisasi, intimidasi, hingga perlakuan tidak adil saat menjalankan tugas di lapangan. Kondisi ini dinilai bisa mengganggu proses pendidikan jika tidak ditangani secara serius.

    Langkah pendisiplinan yang dilakukan guru secara profesional tidak seharusnya berujung pada persoalan hukum. Karena itu, kehadiran perlindungan hukum menjadi penting untuk memberikan kepastian sekaligus rasa aman bagi tenaga pendidik.

    Selain itu, Seno juga menyoroti pentingnya sertifikasi sebagai bentuk pengakuan profesionalitas guru. Sertifikasi dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga berhubungan langsung dengan kesejahteraan.

    “Standar guru harus sama, baik di Samarinda maupun di Mahakam Ulu. Jangan sampai ada kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah,” tegasnya.

    Ia membuka peluang kolaborasi antara PGRI dan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru secara berkelanjutan.

    Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Teguh Sumarno menegaskan, organisasi yang dipimpinnya merupakan rumah besar bagi para guru di Indonesia.

    Kata dia, PGRI memiliki mandat untuk memperjuangkan hak, meningkatkan kompetensi, serta memberikan advokasi hukum bagi anggotanya.

    “PGRI hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penguatan profesionalisme guru,” ucapnya.

    Di tingkat daerah, Ketua PGRI Kaltim Rediyono mengungkapkan, jumlah guru di Kaltim saat ini mencapai sekitar 72 ribu orang yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Jumlah tersebut menjadi potensi besar sekaligus tantangan dalam memastikan kualitas pendidikan yang merata.

    Momentum ini menjadi titik awal bagi kepengurusan baru PGRI Kaltim untuk bergerak lebih konkret. Tidak hanya memperkuat solidaritas organisasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi persoalan yang dihadapi para guru, terutama dalam aspek perlindungan dan peningkatan profesionalisme.

     

    o Pemprov Kaltim PGRI Seno Aji Wakil Gubernur Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026

    DPKH Kaltim Pastikan Stok Hewan Kurban Aman, Ketersediaan Capai 28 Ribu Ekor

    Mei 12, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Ratu ArifanzaMei 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Arah baru organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai…

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026
    1 2 3 … 3,094 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.