Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Belum Meratanya Nomenklatur di Daerah, Jadi Kendala Perkembangan Ekonomi Kreatif

    Juli 18, 2026

    KONI Samarinda Matangkan Kesiapan 64 Cabang Olahraga, Hadapi Porprov 2026

    Juli 18, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Belum Meratanya Nomenklatur di Daerah, Jadi Kendala Perkembangan Ekonomi Kreatif
    Ekonomi

    Belum Meratanya Nomenklatur di Daerah, Jadi Kendala Perkembangan Ekonomi Kreatif

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 18, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kabid Ekraf Dispar Kaltim, Awang Khaliq (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Khaliq mengatakan, hingga kini baru sebagian daerah yang memiliki nomenklatur ekraf.

    “Kondisi tersebut memengaruhi optimalisasi pembinaan dan pengembangan pelaku ekonomi kreatif di daerah,” tegas Awang Khaliq, Sabtu, 18 Juli 2026.

    Diakui, pengembangan sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Kaltim, masih menghadapi sejumlah tantangan.

    Salah satu persoalan utama ialah belum seluruh pemerintah kabupaten dan kota memiliki nomenklatur atau perangkat khusus yang menangani sektor ekonomi kreatif.

    “Masih banyak tantangannya. Tidak semua kabupaten dan kota punya nomenklatur ekonomi kreatif. Baru dua daerah yang sudah memiliki, sementara daerah lainnya masih dalam proses menuju ke sana,” ujarnya.

    Menurut Awang, dukungan kepala daerah sangat dibutuhkan agar sektor ekonomi kreatif mendapat perhatian yang sejajar dengan sektor pembangunan lainnya.

    Dengan adanya nomenklatur yang jelas, program pengembangan ekraf diharapkan dapat berjalan lebih terarah.

    Ia juga menilai masih banyak anggapan bahwa ekonomi kreatif sama dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Padahal, meski memiliki keterkaitan, keduanya memiliki perbedaan mendasar.

    “Ekraf dan UMKM memang hampir sama, tetapi ekonomi kreatif memiliki nilai tambah. Ada proses pengkajian produk, digitalisasi, strategi pemasaran, hingga business matching yang membuat produknya memiliki daya saing lebih tinggi,” jelasnya.

    Menurutnya, nilai tambah tersebut tidak hanya terletak pada produk, tetapi juga pada inovasi pelayanan, konsep usaha, pengalaman konsumen, hingga strategi pemasaran yang mampu meningkatkan daya saing di pasar.

    Karena itu, Dispar Kaltim terus mendorong pemerintah kabupaten dan kota agar memperkuat kelembagaan ekonomi kreatif sekaligus memperluas pembinaan bagi para pelaku usaha kreatif.

    Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

     

    Awang Khaliq Ekonomi kreatif Ekraf Nomenklatur
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Efek Permintaan MBG Mulai Terasa, Harga Telur Ayam Ras Mulai Naik

    Juli 18, 2026

    Harga Cabai Rawit Sekarang Murah, Pasar Lesu Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    Juli 17, 2026

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    Kebutuhan Pangan Kawasan Penyangga IKN, Masih Bergantung pada Pasokan dari Luar Daerah

    Juli 16, 2026

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Juli 15, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Belum Meratanya Nomenklatur di Daerah, Jadi Kendala Perkembangan Ekonomi Kreatif

    Nur AjijahJuli 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Khaliq mengatakan,…

    KONI Samarinda Matangkan Kesiapan 64 Cabang Olahraga, Hadapi Porprov 2026

    Juli 18, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    Efek Permintaan MBG Mulai Terasa, Harga Telur Ayam Ras Mulai Naik

    Juli 18, 2026

    Intensitas Skrining HIV Mampu Jaring Penderita Risiko Tinggi

    Juli 18, 2026
    1 2 3 … 3,223 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.