Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026

    Fokus Bisnis Dipertanyakan, DPRD Samarinda Desak Varia Niaga Tingkatkan Kontribusi PAD

    Mei 8, 2026

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Mei 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Bawa Misi Pelita Kaltim dan Anti Bullying, Kutim Menangkan Pemilihan Putera Puteri Pelajar 2026
    Kaltim

    Bawa Misi Pelita Kaltim dan Anti Bullying, Kutim Menangkan Pemilihan Putera Puteri Pelajar 2026

    AbdiBy AbdiJanuari 29, 2026Updated:Januari 29, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pemenang Putera Puteri Kaltim kategori SMA, Halomoan Arka Zora (kiri) dan Zevanya Yiska Merlyni (kanan)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil mengukuhkan dominasinya di panggung pendidikan dan prestasi remaja tingkat provinsi. Lebih dari sekadar mahkota dan selempang kemenangan, Arka dan Zevanya hadir dengan membawa misi sosial yang konkret bagi masa depan pelajar di Bumi Etam.

    Teks: Grand Final Pemilihan Putera Puteri Pelajar Kaltim tingkat SMA

    Pada malam penganugerahan yang berlangsung meriah di Samarinda, dua perwakilan terbaik asal Kutim Halomoan Arka Zora dan Zevanya Yiska Merlyni, resmi dinobatkan sebagai jawara dalam ajang Pemilihan Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur 2026 kategori SMA.

    Kemenangan ganda ini menjadi catatan sejarah baru bagi Kutim, di mana putra dan putri daerahnya mampu bersinergi merebut gelar tertinggi.

    Keberhasilan Arka dari SMAN 2 Sangatta Utara dan Zevanya dari SMAN 1 Kaliorang tidak didapatkan dengan instan.

    Di balik senyum kemenangan mereka, tersimpan cerita tentang perjuangan melawan keterbatasan mental.

    Zevanya, gadis berusia 17 tahun, mengungkapkan bahwa ia harus menempuh perjalanan panjang untuk bertransformasi dari seorang pribadi yang sangat tertutup (introvert).

    “Dulu saya orangnya tidak seperti ini, sangat introvert. Tapi melalui usaha dan perjuangan yang konsisten, saya membuktikan bahwa kita bisa melampaui batas diri kita sendiri. Semua ini berkat dukungan orang tua dan anugerah Tuhan,” ujar Zevanya.

    Hal serupa dirasakan oleh Arka. Pemuda kelahiran Pematang Siantar, 8 Juni 2008 ini, mengaku tantangan terberat selama masa karantina bukanlah materi perlombaan, melainkan rasa tidak percaya diri (insecure).

    “Melihat kompetensi teman-teman finalis lain yang sangat bagus sempat membuat saya merasa kesempatan saya kecil. Namun, saya belajar untuk berani melawan rasa insecure tersebut dan memberikan yang terbaik,” jelasnya.

    Proses seleksi tahun ini dirancang sangat dinamis. Selama masa karantina, para finalis menjalani serangkaian agenda yang menguras energi dan pikiran.

    Dimulai dari registrasi, para peserta kemudian mendapatkan pembekalan materi intensif di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur.

    Salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan mereka adalah kunjungan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Kunjungan ini bertujuan untuk membuka cakrawala para pelajar mengenai masa depan Kalimantan Timur sebagai pusat pemerintahan baru.

    Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan pembekalan kepribadian serta kunjungan ke mitra strategis seperti Mr. DIY untuk mengasah kemampuan manajerial dan komunikasi.

    Memasuki masa jabatan selama satu tahun, kedua pemenang ini tidak ingin sekadar menjadi simbol. Mereka telah merancang program kerja strategis yaitu Pelajar Inspiratif Kalimantan Timur (Pelita Kaltim) yang merupakan program unggulan Zevanya, bertujuan untuk menciptakan ruang bagi pelajar untuk berkembang.

    Fokusnya tidak hanya pada nilai akademik, tetapi juga penguatan soft skill seperti teknik komunikasi yang efektif, manajemen waktu yang baik, hingga cara membangun kepercayaan diri.

    “Pelita Kaltim hadir untuk menjadi cahaya dan sahabat bagi pelajar,” tambah Zevanya.

    Kemudian program Advokasi Anti-Bullying dan Perlindungan Pelajar oleh Arka membawa misi kemanusiaan yang mendalam. Ia berkomitmen untuk menaungi rekan-rekan pelajar yang mengalami pelecehan seksual, perundungan (bullying), hingga kekerasan fisik maupun psikis.

    Arka berencana membangun forum diskusi sebagai wadah bagi korban untuk mencari solusi dan mendapatkan dukungan moral.

    Keberhasilan ini disambut sukacita oleh pihak sekolah, guru-guru, serta teman-teman di Kutai Timur. Dukungan dari lingkungan pendidikan di SMAN 2 Sangatta Utara dan SMAN 1 Kaliorang terbukti menjadi faktor kunci yang memperkuat langkah Arka dan Zevanya di tingkat provinsi.

    Dengan kemenangan ini, Kutai Timur tidak hanya membawa pulang piala, tetapi juga harapan baru bagi dunia pendidikan di Kalimantan Timur.

    Arka dan Zevanya kini bersiap untuk mengemban amanah, membawa nama harum daerah, dan membuktikan bahwa pelajar Kutim siap menjadi garda terdepan perubahan.

     

    Halomoan Arka Zora Kutai Timur Putera Puteri Pelajar Kaltim SMAN 1 Kaliorang SMAN 2 Sangatta Utara Zevanya Yiska Merlyni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Seleksi Paskibraka Kaltim 2026 Makin Ketat, 40 Peserta Terbaik, Tanpa Jatah Daerah

    Mei 4, 2026

    Seleksi Paskibraka Kaltim 2026 Dimulai, Junjung Tinggi Integritas dan Tanpa Nepotisme

    Mei 4, 2026

    Kadin Kaltim Tekankan Peran Strategis Dorong UMKM dan Kolaborasi Ekonomi

    Mei 2, 2026

    Pemerataan Jadi Tantangan Baru Gratispol dan Jospol di Kaltim

    Mei 2, 2026

    Di Balik Kematian Siswa SMK, TRC PPA Kaltim Soroti Kemiskinan Tersembunyi dan Lemahnya Pendataan Warga

    April 30, 2026

    Klarifikasi Kasus Siswa Meninggal, DP3A Kaltim: Ada Miskomunikasi dan Faktor Ekonomi Keluarga

    April 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Ratu ArifanzaMei 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Samarinda mendorong pemerintah kota untuk tidak hanya mempertimbangkan keuntungan finansial dalam…

    Fokus Bisnis Dipertanyakan, DPRD Samarinda Desak Varia Niaga Tingkatkan Kontribusi PAD

    Mei 8, 2026

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Mei 7, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026
    1 2 3 … 3,089 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.