Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Bantuan Perlengkapan Sekolah Belum Merata, Roni Soroti Kinerja Pemkot
    DPRD Bontang

    Bantuan Perlengkapan Sekolah Belum Merata, Roni Soroti Kinerja Pemkot

    AminahBy AminahOktober 2, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang –  Distribusi perlengkapan sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP di Kota Bontang belum merata. Keterlambatan ini menimbulkan keluhan dari para orang tua yang harus mengeluarkan uang untuk membeli perlengkapan sekolah.

    Anggota DPRD Kota Bontang Aloysius Roni mengkritisi lambannya proses distribusi tersebut, menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Bontang perlu lebih sigap dalam menangani kebutuhan pelajar.

    “Seharusnya perlengkapan ini sudah diberikan sebelum tahun ajaran baru dimulai. Banyak orang tua terpaksa membeli perlengkapan baru karena pemerintah tidak kunjung membagikan,” ujar Roni belum lama ini.

    Kondisi ini sangat memengaruhi keuangan para orang tua, khususnya mereka yang mengandalkan bantuan dari pemerintah. Dengan dimulainya tahun ajaran baru sejak Juli, banyak keluarga harus mengeluarkan biaya tak terduga untuk membeli seragam dan alat tulis bagi anak-anak mereka.

    Roni menilai, keterlambatan ini seharusnya bisa dihindari jika perencanaan distribusi dilakukan dengan lebih baik.

    “Kita sudah tahu kapan tahun ajaran baru dimulai. Seharusnya, pemerintah dapat memastikan bahwa semua perlengkapan siap didistribusikan jauh sebelum sekolah dibuka,” katanya.

    Roni juga meminta agar mekanisme distribusi dipantau lebih ketat di masa mendatang, guna menghindari masalah yang sama. Menurutnya, setiap tahapan, mulai dari produksi hingga pengiriman, harus terorganisir dengan baik agar perlengkapan dapat diterima tepat waktu.

    “Jangan sampai kejadian ini terulang lagi. Pemerintah harus belajar dari pengalaman ini dan memperbaiki cara kerja agar tidak ada lagi siswa yang tertunda mendapatkan haknya,” imbuh politikus Partai Golkar tersebut.

    Ke depannya, ia berharap agar distribusi perlengkapan sekolah dapat dilakukan lebih awal, sehingga orang tua tidak perlu lagi mengeluarkan uang tambahan di saat yang seharusnya bisa terbantu.

    Aloysius Roni DPRD Bontang Pemkot Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    AminahSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan Pertalite di Kalimantan Timur (Kaltim) jauh lebih besar dibandingkan kuota yang…

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.