Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TPI dan Cold Storage 120 Ton Segera Beroperasi, Siap Tampung Ikan Saat Harga Turun

    July 31, 2026

    Usai Revitalisasi Pasar Pagi Sistem Klaster Kios, Belum Mampu Tarik Pengunjung Secara Merata

    July 31, 2026

    Sekolah Rakyat Samarinda Dibuka, Pengaman Tangga hingga Pengelolaan Limbah Belum Tuntas

    July 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Banjir Samarinda BPBD Siaga, Genangan Air Terjadi di 24 Titik
    Pemkot Samarinda

    Banjir Samarinda BPBD Siaga, Genangan Air Terjadi di 24 Titik

    SittiBy SittiMay 27, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala BPBD Kota samarinda Suwarso
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insiteklatim,Samarinda– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan seluruh armada tanggap darurat menyusul hujan yang intensitasnya tinggi dan mengakibatkan di beberapa titik wilayah Samarinda mengalami banjir.

    Kejadian ini terjadi sejak subuh, Selasa, 27 Mei 2025. Dari pantauan di lapangan banjir terjadi di 24 titik genangan, dan mengakibatkan beberapa fasilitas umum terdampak, dan sejumlah kawasan dilanda tanah longsor.

    Hujan dengan curah mencapai 83 mm per detik ini menyebabkan genangan di sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan DI Panjaitan, Jalan Gajah Mada, hingga Jalan Suryanata. Fasilitas pendidikan seperti SMPN 13 dan beberapa SD di Kecamatan Palaran turut terendam.

    Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, menjelaskan bahwa pasca hujan, semua personel dan peralatan telah disebar ke titik rawan untuk mendukung proses evakuasi warga serta penanganan awal.

    “BPBD Kota Samarinda sudah mensiagakan seluruh kendaraan, baik Dalmas, roda empat, mobil rescue, dan beberapa perahu untuk disiagakan di titik-titik yang perlu evakuasi warga,” ungkap kepala BPBD Kota Samarinda Suwarso dalam siaran persnya, Selasa, 27 Mei 2025.

    Salah satu titik krusial yang dipantau ketat adalah kawasan Alaya, DI Panjaitan. Menurut Suwarso, mobil Dalmas standby di lokasi tersebut untuk membantu mobilitas warga menuju Bandara APT Pranoto maupun sebaliknya.

    Selain banjir, sejumlah titik juga mengalami tanah longsor. Laporan resmi BPBD menyebutkan lima lokasi longsor: Jalan Gerilya Solong, Giri Makmur RT 22, Lily 2 Perum Talangsari, Batu Cermin RT 05 Kelurahan Sempaja Utara, dan Proklamasi Blok O. Petugas gabungan masih mengevakuasi puing dan mengamankan lokasi untuk mencegah korban jiwa.

    “Kondisi longsor ini erat kaitannya dengan tingginya intensitas hujan serta kontur tanah labil di beberapa kawasan perbukitan,” kata Suwarso.

    Sebagai langkah mitigasi, BPBD juga mengaktifkan koordinasi lintas sektor termasuk dengan pihak kelurahan, dinas pekerjaan umum, serta relawan komunitas. Dinas pendidikan juga telah meliburkan sekolah terdampak hingga air surut.

    Kondisi terkini menunjukkan elevasi muka air di Bendungan Benanga berada pada level 8,00 meter di atas permukaan laut. Data yang dihimpun dari laman resmi menyatakan status bendungan kini berada pada level Siaga, yang berarti potensi luapan masih tinggi.

    Pihak pengelola bendungan telah membuka pintu air untuk mengurangi tekanan air. Masyarakat yang berada di wilayah seperti Bengkuring, S. Parman, Cendrawasih, dan sekitar Kampus Unmul diminta untuk tetap waspada terhadap risiko luapan susulan.

    Di sisi lain, Samarinda juga tengah menghadapi fenomena pasang laut tinggi yang memperparah potensi banjir akibat backwater. Data dari situs pemantauan pasang laut menyebutkan bahwa pasang tertinggi terjadi pukul 07.24 WITA dengan ketinggian 2,3 meter, sementara pasang sore diperkirakan setinggi 1,7 meter.

    Backwater adalah fenomena saat aliran sungai terhambat oleh pasang laut yang tinggi, menyebabkan air sungai meluap ke daratan karena tak bisa mengalir normal ke hilir. Situasi ini memperparah genangan terutama di kawasan dataran rendah.

    Dengan koefisien pasang laut yang sangat tinggi, yakni 93 di pagi hari dan 91 di sore hari, potensi arus balik menjadi salah satu faktor utama dalam meluasnya genangan.

    “Melihat cuaca dari Hulu Sungai Siring dan curah hujan yang mulai menurun, mudah-mudahan segera terjadi penurunan genangan air yang berada di wilayah Kota Samarinda,” ujar Suwarso optimistis.

    Meski demikian, ia menegaskan seluruh peralatan dan personel tetap dalam status siaga untuk mengantisipasi perkembangan cuaca yang tidak menentu.

    Alaya Bandara APT Pranoto Banjir samarinda BPBD Samarinda Evakuasi Palaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    July 9, 2026

    Kenaikan Harga Avtur Tak Surutkan Langkah Maskapai Buka Rute Samarinda–Melak

    June 23, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    June 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    June 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    May 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    March 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    TPI dan Cold Storage 120 Ton Segera Beroperasi, Siap Tampung Ikan Saat Harga Turun

    SittiJuly 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menargetkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan cold storage…

    Usai Revitalisasi Pasar Pagi Sistem Klaster Kios, Belum Mampu Tarik Pengunjung Secara Merata

    July 31, 2026

    Sekolah Rakyat Samarinda Dibuka, Pengaman Tangga hingga Pengelolaan Limbah Belum Tuntas

    July 31, 2026

    Hipertensi Masih Jadi Penyakit Terbanyak di Samarinda, Capai 53.972 Kasus dalam Enam Bulan

    July 31, 2026

    Warga Diminta Segera Melapor Bila Muncul Riwayat Pemeriksaan Tak Dikenal di Satu Sehat

    July 31, 2026
    1 2 3 … 3,250 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.