Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Balikpapan Kekurangan Rombel, H Baba Soroti Urgensi Sekolah Baru
    DPRD Kaltim

    Balikpapan Kekurangan Rombel, H Baba Soroti Urgensi Sekolah Baru

    SittiBy SittiJuly 13, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, H Baba
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kekurangan ruang belajar (rombel) di Kota Balikpapan kembali menjadi sorotan. Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, H Baba, menilai kondisi ini mendesak diatasi dengan penambahan fasilitas dan pembangunan sekolah baru agar seluruh siswa memiliki kesempatan setara untuk mengakses pendidikan berkualitas.

    H Baba menyebut pembangunan sarana pendidikan tambahan bukan lagi sekadar rencana, tetapi sudah menjadi kebutuhan mendesak seiring dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan jumlah lulusan jenjang sebelumnya.

    “Setiap tahun ajaran baru, Balikpapan selalu dihadapkan pada masalah daya tampung. Ini jelas membutuhkan langkah nyata, salah satunya membangun sekolah baru atau menambah rombel di sekolah yang sudah ada,” ujar H Baba saat ditemui pada Rabu, 11 Juni 2025.

    Ia mendukung rencana pemerintah daerah yang akan membangun satu sekolah menengah atas (SMA) baru serta mengembangkan fasilitas di SMK Negeri 5 Balikpapan. Menurutnya, SMK Negeri 5 memiliki potensi besar karena lahan seluas 16 hektare yang bisa dimanfaatkan untuk perluasan ruang belajar sekaligus membuka opsi pendirian unit sekolah baru (USB).

    “SMK Negeri 5 punya lahan luas. Ini bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk menambah jumlah rombel, tapi juga membuka sekolah baru yang akan membantu menampung siswa yang belum tertampung,” katanya.

    H Baba juga mengungkapkan, aturan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang membatasi maksimal 36 siswa per kelas di SMA dan SMK memang baik untuk menjaga mutu pembelajaran. Namun, aturan tersebut menimbulkan tantangan di kota-kota besar seperti Balikpapan yang setiap tahun selalu mengalami kelebihan pendaftar.

    “Aturan 36 siswa per kelas dibuat agar proses belajar mengajar lebih efektif, tapi kita juga harus siapkan infrastruktur yang memadai supaya tidak ada siswa yang tertinggal,” sebutnya.

    Selain menambah ruang kelas, H Baba mendorong pemerintah daerah agar membangun unit sekolah baru di kawasan strategis. Menurutnya, pembangunan USB di daerah permukiman padat dan wilayah berkembang akan membantu pemerataan akses pendidikan dan mengurangi tekanan di sekolah negeri yang sudah penuh.

    Ia melihat ketimpangan akses pendidikan yang terjadi selama ini harus segera diatasi. Banyak orang tua yang terpaksa mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta atau sekolah di luar zona karena tidak tertampung di sekolah negeri terdekat.

    “Jangan sampai ada anak yang tidak bisa sekolah hanya karena keterbatasan rombel. Kita harus memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk pendidikan yang layak,” lanjut H Baba.

    Tanggung jawab penyediaan akses pendidikan yang merata adalah tugas bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia masa depan sangat ditentukan oleh kebijakan dan tindakan hari ini.

    “Saya harap pembangunan sekolah baru ini bisa segera direalisasikan, agar setiap siswa punya peluang yang sama. Ini investasi jangka panjang untuk daerah,” tutup H Baba.

    H Baba Rombel USB
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    June 29, 2026

    Supervisi DPRD Kaltim Temukan Dugaan Pengelolaan Limbah PT PSB Tak Sesuai Dokumen Lingkungan

    June 29, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    May 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    March 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    March 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    March 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    R’syaJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kemudahan membagikan berbagai momen kehidupan melalui media sosial, sebagian anak…

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,239 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.