
Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menilai program vokasi yang digelar oleh Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) itu selaras dengan visi dan misinya.
Program vokasi SPNF SKB yang berupa pelatihan pastry dan bakery telah dilakukan selama 5 hari ini. Penutupan pelatihan dilakukan dengan memberikan hadiah kepada peserta yang meraih juara.
Ardiansyah yang menghadiri penutupan acara pelatihan tersebut juga mencicipi produk hasil olahan dari peserta.
“Alhamdulilah dari produk yang dikeluarkan oleh empat kelompok pelatihan ini tadi kita bisa melihat luar biasa kue-kuenya, dari sisi cita rasa, bentuk, model tampilan tidak bisa kita ragukan,” ungkap Ardiansyah kepada awak media usai menutup acara pelatihan pastri dan bakery di halaman gedung SPNF SKB, Jalan Soekarno Hatta, Jumat (3/12/2021)
Orang nomor satu di pemerintahan Kutim itu meyakinkan pasar bisa segera mengambil produk tersebut. Ia mengusulkan pemasaran dapat dilakukan mulai dari lingkungan SPNF SKB terlebih dahulu.
“Misalnya saat SPNF SKB mengadakan acara, bisa menggunakan produk tersebut kemudian bisa juga diarahkan ke organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya,” terang Ardiansyah.
Selain itu, ia juga mengapresiasi SPNF SKB yang menjadi penyelenggara kegiatan. Di mana program kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk meningkatkan keterampilan dalam pemberdayaan masyarakat.
“SPNF SKB Sangatta Utara ini juga luar biasa nyambung dengan program pemerintah, program ASKB terkait peningkatan ekonomi kerakyatan salah satunya pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.
Ia juga berharap hasil dari kegiatan ini dapat mengurangi tingkat kemiskinan di Kutim dengan mengurangi tingkat pengangguran. Pasalnya, program prioritas pasangan pemerintah Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (ASKB) terkait 50 ribu tenaga kerja harus bersinergi dengan OPD.
“Program 50 ribu tenaga kerja itu harus berkolaborasi dengan OPD, karena setiap OPD memiliki program pemberdayaan masyarakat, peningkatan keterampilan dan sebagainya,” pungkasnya.

