Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Andy Ariefin Ungkap Kunci Hadapi Kegagalan: Ikhlas Tanpa Tepi, Sabar Tanpa Tapi
    Pemerintah

    Andy Ariefin Ungkap Kunci Hadapi Kegagalan: Ikhlas Tanpa Tepi, Sabar Tanpa Tapi

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 23, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Disporapar Kota Samarinda, Andy Ariefin saat menyampaikan sambutan (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda Andy Ariefin meminta generasi muda tidak takut menghadapi kegagalan dan berani menjalani setiap proses untuk mencapai tujuan.

    Ia menilai mental yang kuat menjadi modal penting bagi anak muda dalam menentukan pilihan dan menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Pesan tersebut disampaikan Andy Ariefin saat membuka kegiatan Youth Leadership and Entrepreneurship di Samarinda.

    Menurutnya ada dua prinsip yang perlu dipegang generasi muda, yakni keikhlasan dan kesabaran. Keduanya dinilai penting ketika seseorang menghadapi kondisi sulit maupun mengalami kegagalan.

    “Untuk melangkah di kehidupan ini, dua hal ini disimak baik-baik. Yaitu satu, ikhlas tanpa tepi; pegang itu. Dan sabar tanpa tapi,” ujar Andy Ariefin, Minggu, 23 Agustus 2026.

    Ia menjelaskan perjalanan hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan. Jatuh dan bangun merupakan bagian dari proses sehingga tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti.

    “Namanya sabar itu tidak ada ‘tapi’. Ketika kita menghadapi kehidupan ini, terus kita mengalami jatuh bangun, itu biasa. Dan kita tetap harus sabar,” katanya.

    Selain kesabaran dan keikhlasan Andy Ariefin menekankan pentingnya pengalaman dalam membentuk mental. Menurutnya anak muda harus berani mencoba karena pengalaman akan memberikan pelajaran yang tidak selalu diperoleh dari teori.

    “Pengalaman itu adalah penggemblengan mental yang luar biasa. Jatuh bangun itu biasa,” tuturnya.

    Andy Ariefin kemudian membagikan pengalamannya ketika berada pada persimpangan pilihan antara menjadi pesepak bola profesional atau menjalani karier sebagai PNS.

    Ia mengungkapkan pernah bermain di Liga 2 dan sempat mendapat tawaran bergabung dengan Persebaya Surabaya. Pada saat yang sama ia memperoleh beasiswa ikatan dinas dari Pemerintah Daerah Surabaya yang membuka jalur untuk berkarier sebagai guru.

    Dalam menentukan pilihan tersebut, ia mengaku meminta pandangan dari para senior yang telah lebih dahulu menjalani karier di dunia sepak bola.

    “Galilah sebanyak-banyaknya, karena apa? Pengalaman adalah guru yang terbaik,” ujarnya.

    Menurutnya setiap pilihan hidup memiliki konsekuensi sehingga perlu dipertimbangkan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan. Ia juga mengingatkan anak muda agar tidak hanya mengikuti keinginan tanpa memahami keberlanjutan dari pilihan karier.

    Ia mencontohkan profesi atlet yang memiliki masa karier relatif terbatas. Karena itu, menurutnya, pengelolaan karier dan keuangan menjadi hal penting bagi seseorang yang memilih dunia olahraga sebagai profesi.

    Andy Ariefin juga mendorong generasi muda untuk tidak terlalu lama terjebak dalam keraguan ketika sudah menentukan pilihan.

    “Tidak usah tapi-tapi, just do it. Lakukan saja. Kita tidak pernah tahu Allah akan memberikan kelimpahan kepada kita di mana,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Kajian Pipa Bawah Tanah untuk Kurangi Genangan Antasari

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Ratu ArifanzaOktober 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan penerangan jalan di kawasan permukiman menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang…

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026
    1 2 3 … 3,393 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.