Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Andi Harun Tekankan Konsolidasi Birokrasi dan Pengisian Jabatan Usai Pelantikan Sekda
    Samarinda

    Andi Harun Tekankan Konsolidasi Birokrasi dan Pengisian Jabatan Usai Pelantikan Sekda

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 2, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menekankan Konsolidasi Birokrasi usai melakukan pelantikan Sekda di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan langkah konsolidasi birokrasi dan percepatan pengisian jabatan strategis sebagai fokus utama pemerintah kota usai pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.

    Pelantikan Neneng Chamelia Santi dirangkaikan dengan pengukuhan jabatan fungsional dan kepala sekolah, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur pemerintahan.

    Andi Harun menekankan peran Sekda tidak hanya administratif, tetapi juga menjadi kunci dalam menyatukan arah kebijakan dan pelaksanaan program pembangunan di lingkungan pemerintah kota.

    “Sekda harus mampu mengkonsolidasikan seluruh program pembangunan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

    Ia menyebutkan, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah kondisi fiskal daerah tahun 2026 yang mengalami penurunan. Karena itu, diperlukan koordinasi yang kuat antar perangkat daerah agar program yang dijalankan tetap efektif.

    “Kondisi fiskal kita memang tidak mudah sehingga dibutuhkan konsolidasi yang baik antara kemampuan keuangan dan rencana pembangunan,” jelasnya.

    Menurutnya, pengalaman Sekda yang pernah bertugas di Inspektorat menjadi nilai tambah dalam memahami kondisi tersebut, terutama dalam menyelaraskan kebijakan dengan kemampuan anggaran daerah.

    Selain itu, pemerintah kota juga memastikan tetap menjalankan prioritas pelayanan publik sesuai arahan pemerintah pusat, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

    “Pelayanan dasar tetap menjadi prioritas dan harus berjalan efektif di tengah keterbatasan yang ada,” tegasnya.

    Lebih lanjut Andi Harun mengungkapkan, setelah pelantikan Sekda, pemerintah kota akan segera mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) yang saat ini masih kosong.

    Beberapa posisi yang akan diisi antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Inspektorat, Asisten I, serta Sekretaris DPRD.

    “Pengisian jabatan ini penting untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal,” katanya.

    Dalam prosesnya pemerintah akan menggunakan dua pendekatan, yakni pergeseran jabatan untuk penyegaran organisasi serta penerapan manajemen talenta bagi posisi yang belum terisi.

    “Jika memungkinkan dilakukan pergeseran, akan kita lakukan. Selebihnya menggunakan manajemen talenta,” ungkapnya.

    Ia menegaskan seluruh langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat kinerja birokrasi dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal, meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal.

    Dengan konsolidasi yang kuat dan pengisian jabatan strategis, pemerintah kota diharapkan mampu menjaga stabilitas pemerintahan sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Ratu ArifanzaOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Keterbatasan akses jalan hingga belum meratanya layanan pendidikan masih menjadi persoalan yang…

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.