Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ingin Kulit Glowing Alami? Olahraga Rutin Bisa Jadi Rahasianya

    Juni 13, 2026

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    Juni 13, 2026

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Andi Harun: Keselamatan Masyarakat Lebih Utama
    Pemkot Samarinda

    Andi Harun: Keselamatan Masyarakat Lebih Utama

    AdminBy AdminMei 11, 202103 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Rexy – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun masih menutup akses jalan di Jembatan Mahkota II untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan karena banyak pertimbangan dari segi teknis maupun keretakan yang terjadi akibat pergeseran.

    Melalui press conference Andi Harun menyampaikan hasil survei kepada awak media di Anjungan Karangmumus Balai Kota Samarinda, Selasa (11/5/2021).

    Andi Harun mengatakan, bahwa abrasi membuat pylon jembatan bergeser sekitar 7 milimeter dan kemudian pergeseran secara menurun ke bawah sekitar 30 milimeter.

    “Dalam konteks hukum konstruksi ini sangat serius. Oleh sebab itu saya sampaikan kepada Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Walaupun setiap harinya kita melakukan pengukuran, tapi tetap tidak cukup untuk memutuskan membuka kembali akses Jalan di Jembatan Mahkota II,” ungkapnya.

    Oleh karena itu Pemerintah Kota Samarinda menjalin komunikasi dengan Kementerian PUPR RI terutama bersama dengan Direktur Pembangunan Jembatan.

    “Setelah menjalin komunikasi bersama Kementerian PUPR RI melalu virtual zoom, akhirnya dapat disimpulkan beberapa aspek teknis untuk dilakukan penelitian,” ujarnya

    Perlu diketahui, konsultan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Samarinda melakukan survei pengukuran bersama dengan PT Nindya Karya sebagai kontraktor pada proyek pembangunan tersebut.

    “PT Nindya Karya dan PUPR Kota itu juga melakukan pengukuran dengan menggunakan alat yang sama yaitu TS (total station), setelah kedua itu melakukan survei ternyata hasilnya berbeda,” kata Andi.

    Setelah melakukan survei pihak PT Nindya Karya menyatakan tidak ada terjadi pergeseran, kalaupun terjadi pergeseran angkanya masih sebatas margine of eror.

    Dikatakannya, banyak usulan yang diberikan secara internal. Bahkan Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda menyarankan kalau Jembatan Mahkota II dibuka kembali tetapi hanya untuk kendaraan roda dua.

    “Tetapi saya tetap bilang bahwa kita harus kembali kepada peraturan. Ketika ada suatu insiden terkait jembatan, maka untuk hal itu yang harus memberi kewenangan dan mengizinkan jembatan tersebut bisa dibuka atau tidak adalah Kementerian PUPR RI, khususnya Direktorat Pembangunan Jembatan,” tegas Andi.

    Di sisi lain pemerintah masih menunggu alat yang bernama Crack Detection Microscope. (CDM) ini merupakan alat yang mampu meneliti keretakan pada jembatan. Alat tersebut harus didatangkan dari Kota Jakarta. Sehingga Pemkot Samarinda harus menunggu selama 6 minggu ke depan.

    “Alat ini juga kalau sudah sampai, sehari dua hari bisa langsung digunakan. Ketika angka keluar untuk dianalisa akan memakan cukup waktu,” beber Andi.

    Ia berharap kepada masyarakat Kota Samarinda untuk bersabar dan mengerti mengapa Jembatan Mahkota II belum dibuka.

    “Mungkin ini sangat berat, karena ini adalah bentuk kehati-hatian untuk tidak salah langkah, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, yang terpenting keselamatan warga lebih utama,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ingin Kulit Glowing Alami? Olahraga Rutin Bisa Jadi Rahasianya

    Nur AjijahJuni 13, 2026

    Banyak orang menganggap kulit wajah glowing hanya bisa didapatkan melalui penggunaan skincare yang tepat atau…

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    Juni 13, 2026

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,141 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.