Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan
    Pemerintah

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    AminahBy AminahJuli 22, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun didampingi Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik penyebab padamnya lampu penerangan di Jembatan Achmad Amins (Mahkota II) memunculkan penjelasan berbeda dari Pemerintah Kota Samarinda. Wali Kota Samarinda Andi Harun membantah anggapan bahwa kondisi jembatan yang gelap disebabkan keterbatasan anggaran.

    Padamnya lampu sejak Januari 2026 dipicu pencurian kabel utilitas penerangan yang terjadi ketika APBD 2026 sudah berjalan. Kondisi itu membuat pemerintah tidak bisa serta-merta mengalokasikan anggaran baru di luar mekanisme yang berlaku.

    “Padamnya lampu di Jembatan Achmad Amins bukan karena kekurangan anggaran, melainkan karena utilitasnya dicuri. Persoalannya, pencurian itu terjadi ketika APBD sudah berjalan,” kata Andi Harun, Selasa, 21 Juli 2026.

    Penggantian jaringan penerangan harus menunggu proses penganggaran berikutnya karena pengadaan baru tidak dapat dilakukan di tengah tahun anggaran tanpa mekanisme yang sesuai.

    “Jadi nanti penganggarannya dilakukan kembali. Kita tidak bisa serta-merta mengeluarkan anggaran tambahan di tengah APBD yang sedang berjalan. Jadi persoalannya bukan karena tidak ada anggaran,” ujarnya.

    Pernyataan itu sekaligus merespons komentar Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud yang sebelumnya menyebut kondisi gelap di Jembatan Mahkota II berkaitan dengan keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

    Andi menegaskan pelaku pencurian kabel telah ditangkap dan sedang menjalani proses hukum. Namun kabel yang dicuri telah dijual sehingga tidak dapat dipasang kembali.

    Kasus pencurian tersebut, lanjutnya, bukan kali pertama menimpa fasilitas umum di Samarinda. Beberapa utilitas di kawasan Pasar Segiri hingga Jalan Pahlawan juga pernah menjadi sasaran aksi serupa.

    Karena itu, ia mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas publik agar kerusakan akibat vandalisme maupun pencurian tidak terus berulang.

    Di sisi lain, Andi menyatakan Pemkot Samarinda terbuka apabila Pemerintah Provinsi Kaltim ingin membantu mempercepat pemulihan penerangan di Jembatan Mahkota II.

    “Apabila Pak Gubernur berkenan membantu Samarinda, kami tentu mengucapkan terima kasih. Berarti beliau sudah mengetahui kondisi dan persoalan yang dihadapi Samarinda,” katanya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Hotmarulitua Manalu memastikan, pemkot telah menyiapkan pagu sekitar Rp900 juta untuk memulihkan lampu penerangan jalan di Jembatan Mahkota II. Saat ini, perbaikan masih berada pada tahap persiapan lelang.

    Anggaran tersebut difokuskan untuk mengembalikan fungsi lampu penerangan jalan, sedangkan lampu dekoratif belum menjadi prioritas.

    Sejak kabel instalasi dicuri pada Januari 2026, seluruh lampu di sepanjang jembatan padam sehingga memicu keluhan pengguna jalan karena berkurangnya jarak pandang dan meningkatnya potensi kecelakaan pada malam hari.

     

    Andi Harun Jembatan Mahkota 2 Samarinda Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Kaltim Pertahankan Juara Umum MTQN 2026, Piala Presiden Kembali ke Bumi Etam

    September 20, 2026

    Hati-Hati, Air Void Bekas Tambang Hanya Layak untuk Pengairan Pertanian

    September 19, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Dari Usia 4 Tahun hingga Senior, 508 Atlet Ramaikan Taekwondo Piala Wali Kota Samarinda

    September 19, 2026

    Mahakam Surut dan Kabut Asap Menebal, KSOP Perketat Imbauan Pelayaran

    September 18, 2026

    Kunjungan Anak Muda ke Perpustakaan Kaltim Meningkat, Koleksi Buku Masih Terbatas

    September 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.