Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    September 21, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Anak Pendek Bukan Berarti Stunting
    Kaltim

    Anak Pendek Bukan Berarti Stunting

    LarasBy LarasSeptember 27, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dokter Spesialis Anak dari IDAI Kalimantan Timur Diah Budiarti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dokter Spesialis Anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Kalimantan Timur (Kaltim) Diah Budiarti mengungkapkan banyak kesalahpahaman terkait stunting, terutama terkait definisi.

    Dalam acara Talk Show “Sinergi dan Kolaborasi Stakeholder dalam Upaya Penurunan Stunting di Kaltim”, Diah mengatakan bahwa anak yang memiliki tubuh pendek belum tentu stunting, melainkan bisa saja dipengaruhi faktor genetik.

    Selain genetik, anak bertubuh pendek juga dipengaruhi oleh pemberian nutrisi yang tidak tepat. Secara definisi, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang.

    “Stunting sering disalahartikan sebagai anak pendek. Padahal, anak yang pendek belum tentu stunting, bisa saja karena faktor genetik atau masalah defisiensi dan penggunaan nutrisi yang tidak tepat,” jelas Diah, Jumat (27/9/2024).

    Diah menambahkan, banyak orang tua yang kurang memahami pemberian makanan yang benar kepada anak. Salah memilih jenis makanan juga dapat berakibat pada kekurangan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan anak.

    Selain itu, masalah ekonomi turut memengaruhi, namun ia juga menyoroti bahwa keluarga yang berkecukupan sering kali lupa memberikan makanan yang tepat karena kesibukan.

    Ditemui kasus di Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya Handil, para pekerjanya yang didominasi nelayan, tidak memberikan ikan hasil tangkapannya sebagai santap keluarga melainkan untuk dijual.

    Anak-anak mereka hanya diberikan makan seadanya sesuai kemampuan ekonomi mereka. Jarang dari anak-anak para nelayan diberi makan ikan hasil tangkapan laut yang notabenenya masih segar dan bebas pengawet yang baik bagi kesehatan. Tetapi guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, makanan bergizi mereka tanggalkan untuk anak mereka.

    “Kemiskinan memang memengaruhi, namun ada juga keluarga berkecukupan yang sibuk dan lupa memberi makan yang tepat pada anak,” jelas Diah.

    Menutup diskusinya, Diah menyatakan bahwa stunting bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga pemahaman orang tua tentang nutrisi yang tepat untuk anak-anak mereka.

    Diah budiarti IDAI kaltim Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026

    Wahyu Hernaningsih Dorong Perempuan Kaltim Kelola Emosi dan Kesehatan Mental, Bidik Zero Stunting

    Agustus 18, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    Ratu ArifanzaSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pengembangan layanan angkutan taksi di Kota Samarinda tak langsung disambut dengan…

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    1 2 3 … 3,355 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.