Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    74,4 Persen Orang Tua Paham Alur SPMB 2026, Kelompok Pendidikan Rendah Masih Terkendal

    Juli 8, 2026

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah

    Juli 8, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Alat Nelayan Warga Teluk Pandan Kurang, Joni Janji akan Tindaklanjuti
    Advertorial

    Alat Nelayan Warga Teluk Pandan Kurang, Joni Janji akan Tindaklanjuti

    SeliBy SeliMaret 4, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Joni ketika diwawancarai oleh awak media di ruangannya, Sekretariat DPRD Kabupaten Kutim, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Kamis (4/3/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Sangatta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Joni memberi perhatian kepada warga Teluk Pandan yang berprofesi sebagai nelayan.
    Joni menjelaskan, kebanyakan warga Teluk Pandan yang bermata pencaharian sebagai nelayan, rupanya belum memiliki alat penangkap ikan yang cukup memadai.
    Saat melakukan reses di kawasan Teluk Pandan 28 Februari 2021 lalu, beberapa kelompok nelayan meminta bantuan kepada dirinya untuk penyediaan alat tangkap ikan.
    “Selama ini mereka hanya memakai alat pancing saja dan kapal yang mereka miliki juga terbatas,” ulas Joni saat ditemui awak media di ruangannya, Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Timur, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (4/3/2021)
    Oleh karena itu mereka tidak bisa bersaing dengan nelayan yang berasal dari luar daerah. Lantaran kebanyakan nelayan luar daerah telah memiliki armada yang cukup canggih untuk menangkap hasil laut di kawasan Teluk Pandan.
    “Akibatnya warga Teluk Pandan yang ketinggalan dengan nelayan luar daerah,” tambahnya.
    Untuk itu, kelompok nelayan Teluk Pandan memohon kepada Joni agar dapat meneruskan persoalan itu ke Pemkab Kutim.
    Selain alat tangkap ikan persoalan lainnya yaitu, masih terdapat beberapa warga yang belum memiliki kapal untuk menangkap ikan,
    “Mereka hanya sewa menyewa saja antar nelayan. Akibatnya, hasil tangkapan yang mereka dapat tidak maksimal,” terangnya.
    Untuk itu ia berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah, guna mencari solusi dari persoalan para nelayan Teluk Pandan. Pihaknya akan berupaya menyediakan anggaran untuk kekurangan alat penangkap ikan dan armada kapal.
    “Jika alat tangkap dan kapal dapat terpenuhi, kegiatan ekonomi di Teluk Pandan dapat meningkat,” tutupnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Anggaran Perkim Samarinda Turun Drastis, 700 Laporan Kerusakan Lampu Jalan Tertahan

    Juli 7, 2026

    Pelayanan Digital Samarinda Baru Menyentuh Kecamatan, Kelurahan Didorong Segera Berbenah

    Juli 7, 2026

    Guru 17 TK Negeri di Samarinda Kehilangan Alokasi Bosda 2026

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026

    Terbebani Utang Kontraktor Rp427 Miliar, Proyek Infrastruktur Samarinda Jalan di Tempat

    Juli 6, 2026

    Keterbatasan Fiskal Paksa Pemkot Samarinda Pangkas Rehabilitasi 50 Sekolah Jadi Perbaikan Ringan

    Juli 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    74,4 Persen Orang Tua Paham Alur SPMB 2026, Kelompok Pendidikan Rendah Masih Terkendal

    R’syaJuli 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mayoritas orang tua murid menilai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026…

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Perluas Intervensi Inflasi hingga Sasar Kebutuhan Sekolah

    Juli 8, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Balikpapan Catat Skor Evaluasi Mandiri KLA Tertinggi di Kaltim, Seluruh Daerah Masuk Tahap Verifikasi

    Juli 7, 2026

    Teras Samarinda Tahap Dua Sudah Rampung, Pembukaan Tunggu Penetapan Pengelola

    Juli 7, 2026
    1 2 3 … 3,198 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.