Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026

    PSG Juara UEFA Super Cup Dua Kali Beruntun, Tundukkan Aston Villa 2-1

    Agustus 13, 2026

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Akmal Malik Respons Kematian Bayi Nadhifa di RSUD AWS. Beri Deadline Tim Investigasi Satu Bulan
    Diskominfo Kaltim

    Akmal Malik Respons Kematian Bayi Nadhifa di RSUD AWS. Beri Deadline Tim Investigasi Satu Bulan

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuli 19, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil langkah serius menanggapi kematian tragis seorang bayi berusia enam bulan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.

    Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit tersebut pada Jumat (19/7/2024), didampingi oleh sejumlah pejabat dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

    Sidak ini dilaksanakan sebagai respon atas laporan dugaan kelalaian medis yang mengakibatkan kematian bayi Nadhifa, asal Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

    Dalam kunjungannya, Pj Gubernur Akmal Malik atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga bayi Nadhifa.

    Ia meminta agar dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap kronologi dan penyebab kematian bayi tersebut. Investigasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan keadilan bagi keluarga yang berduka.

    Akmal Malik mengumumkan pembentukan tim khusus yang terdiri dari tujuh instansi untuk melakukan investigasi mendalam. Tim yang diberi nama Squad Penanganan Penyempurnaan Pelayanan Publik RSUD AWS ini akan diketuai oleh Dinas Kesehatan dan melibatkan Inspektorat, Bappeda, BKD, Tim RSUD AWS, Biro Hukum dan BKAD. Tim ini memiliki mandat untuk melaporkan hasil investigasi terkait sistem pelayanan di RSUD AWS, mencakup persoalan anggaran, kelembagaan, pembiayaan dan tata kelola.

    “Saya beri waktu paling lama satu bulan. Besok saya minta buatkan SK-nya. Setelahnya akan kita lihat langkah-langkah apa yang harus diambil,” tegas Akmal Malik, menunjukkan keseriusannya dalam menangani kasus ini.

    Pj Gubernur menegaskan bahwa sidak ini bukan bertujuan untuk mencari kesalahan atau menghakimi siapapun, tetapi untuk memperbaiki pelayanan publik di masa depan.

    “Pelayan publik harus menyadari apa saja yang harus dibenahi ke depan. Ini adalah bagian dari reformasi cara kerja birokrasi. Kita ingin menyelesaikan ketidaksempurnaan pelayanan itu dengan pendekatan squad (tim),” tambahnya.

    Kematian bayi Nadhifa menjadi pengingat akan pentingnya perbaikan mutu pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur. Dengan langkah cepat dan tepat yang diambil oleh pemerintah provinsi, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

    Akmal Malik OPD RSUD AWS Sidak
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    Juli 26, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Antisipasi Percepat Penyelesaian KRIS, Gedung Pandurata Disiapkan Jadi Penopang

    Juli 20, 2026

    Alkes Belum Lengkap, Gedung Pandurata AWS Belum Bisa Layani Pasien

    Juli 20, 2026

    Wawali Samarinda Minta Pertamina Percepat Perbaikan Fasilitas LPG

    Juli 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Andika SaputraAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatatkan rekor impresif dalam penanganan dan pelayanan…

    PSG Juara UEFA Super Cup Dua Kali Beruntun, Tundukkan Aston Villa 2-1

    Agustus 13, 2026

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,275 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.