Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bangunan Terdampak Penataan Sungai Berpeluang Dapat Ganti Untung

    Juni 9, 2026

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»AI Sebagai Game Changer, Media Digital dan Optimisme Pembangunan IKN Jadi Sorotan
    Kaltim

    AI Sebagai Game Changer, Media Digital dan Optimisme Pembangunan IKN Jadi Sorotan

    LarasBy LarasDesember 28, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Konvensi Media Siber dalam acara Wartawan Legend Bedapatan 3
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Dalam kegiatan Konvensi Media Siber yang diinisiasi oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ketua Komisi Penelitian Pendataan dan Ratifikasi Pers Dewan Pers Atmaji Sapto Anggoro menyebut bahwa 10 tahun lalu, wartawan belum begitu mengenal apa itu Artificial Intelligence (AI).

    Setelah mulai kencangnya arus teknologi menerjang seluruh dunia, termasuk Indonesia, AI pun juga masuk ke dalam seluk keseharian wartawan.

    Dipaparkannya bahwa dahulu big data atau data yang besar itu harus memerlukan waktu bagi manusia agar supaya mendapat inti dari data tersebut. Diperlukan waktu cukup lama untuk merangkum dan mengolah big data.

    Hadirnya AI, dapat mempersingkat perangkuman dan mengerucutkan big data menjadi sebuah data jadi yang terbaca dengan cepat. Hal ini disyukurinya. Wartawan tak lagi harus membuang banyak waktu mengolah big data untuk produk jurnalistiknya.

    “Perkembangan organik big data jadi AI dan AI bisa membuat big data menjadi data simpel. AI adalah game changer,” ungkap Atmaji, di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan, Sabtu (28/12/2024).

    Di sisi lain, Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika menyampaikan saat ini diperkirakan terdapat 50 ribu media dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia.

    Selain itu, terdapat 5.019 media dari semua platform yang dikelola oleh konstituen Dewan Pers dan ada 3.886 media siber se-Indonesia.

    Jumlah yang terbilang banyak ini diperkirakan bakal terus bertambah seiring berjalannya waktu. Satu sisi, pertumbuhan media ini disyukurinya karena banyak tempat untuk menyebarkan informasi, yang melambangkan percepatan penyampaian informasi. Di satu sisi, banyaknya persaingan media untuk perhatian masyarakat.

    “Kita butuh langkah sinergis baik dari institusi pers, organisasi pers, dewan pers, pemerintah dan stakeholder lainnya,” tutur Wahyu.

    Di samping itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal menyinggung soal Ibu Kota Nusantara (IKN) di mata masyarakat.

    Mayoritas masyarakat, disebutkan Faisal memberikan ‘vonis’ terkait pembangunan IKN. Mereka menganggap perkembangan IKN tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Divonisnya IKN tetap kalah dari ibu kota lama, yakni Jakarta.

    Dimintanya agar semua masyarakat untuk menyamakan persepsi akan hal ini. Pembangunan IKN tidak semudah membalik telapak tangan. Perubahan tidak dapat terjadi untuk satu sampai dua tahun saja. Perubahan IKN menjadi wajah baru Indonesia adalah prioritas jangka panjang, yang artinya membutuhkan belasan dan puluhan tahun.

    “Padahal perencanaannya 15-20 tahun. Jadi kita harusnya mampu mewujudkan IKN dan optimis ini terwujud,” tekan Faisal.

    Melihat hal ini, Faisal mengingatkan agar semua pihak, termasuk wartawan untuk memahami digital. Pemahaman ini diharapkannya mampu menyebar ke masyarakat melalui peran wartawan dan media.

    “Itu harus diimbangi dengan percepatan literasi. Tambah saja pengetahuan digital, belajar sedikit-sedikit, di Kaltim terjadi percepatan. Kita diminta untuk cepat dalam hal digital,” tutupnya.

    AI Game Changer IKN Media Digital Muhammad Faisal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Dukung Konsep Tri City IKN, Samarinda Siapkan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

    Juni 8, 2026

    Harminsyah Dukung Kurikulum Coding dan AI, Kesiapan Sekolah Harus Dikaji Matang

    Juni 7, 2026

    38 Desa di Kaltim Masih Blank Spot Internet, Terkendala Listrik dan Anggaran

    Mei 29, 2026

    Diserbu Wisatawan Saat Libur Iduladha, Area Publik IKN Dipenuhi Pengunjung

    Mei 29, 2026

    Mental Ingin Cepat Kaya Jadi Pemicu Utama Terjerat Judi Online

    Mei 29, 2026

    Fenomena Judi Online di Kaltim Mengkhawatirkan, Ancam Ketahanan Keluarga dan Generasi Muda

    Mei 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bangunan Terdampak Penataan Sungai Berpeluang Dapat Ganti Untung

    SittiJuni 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Warga yang terdampak penataan kawasan sempadan sungai di Samarinda berpeluang mendapatkan kompensasi…

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026

    Jogging Usai Hujan Jadi Favorit Banyak Orang, Ini Alasannya

    Juni 9, 2026

    Jangan Lupakan Budaya di Tengah Gempuran Gadget

    Juni 9, 2026
    1 2 3 … 3,133 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.