Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Agusriansyah Minta Pemkab Kutim Teliti Data Siswa yang Tidak Bersekolah
    DPRD Kaltim

    Agusriansyah Minta Pemkab Kutim Teliti Data Siswa yang Tidak Bersekolah

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 9, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur Agusriansyah Ridwan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur Agusriansyah Ridwan mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk segera melakukan penelitian dan klarifikasi mendalam terhadap data siswa yang tidak bersekolah di wilayah tersebut.

    Hal ini disampaikan Agusriansyah usai melakukan konfirmasi dengan jajaran Pemkab Kutim dan Dinas Pendidikan, yang menyebutkan adanya perbedaan data antara yang dirilis ke publik dan yang dimiliki pemerintah daerah.

    Agusriansyah menyoroti pentingnya keakuratan data sebagai dasar penyusunan kebijakan. Menurutnya, angka yang menyebut Kutim sebagai daerah dengan tingkat tertinggi siswa tidak sekolah harus diuji validitasnya.

    “Berdasarkan hasil konfirmasi kami dengan Pemkab termasuk Dinas Pendidikan, memang ada perbedaan antara data yang mereka miliki dan data yang dirilis. Maka dari itu, saya mendorong agar tim independen maupun tim internal Pemkab Kutim melakukan penelitian khusus agar ada data pembanding. Ini penting agar informasi ke publik tidak menyesatkan,” tegas Agusriansyah usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kaltim ke 22 di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Rabu, 9 Juli 2025.

    Agusriansyah menjelaskan bahwa bisa saja data yang dirilis itu mencakup seluruh penduduk yang berdomisili di Kutim, termasuk yang tidak ber-KTP Kutim. Banyak keluarga pekerja perkebunan dan sektor informal yang tinggal sementara di daerah itu, dan bisa saja tercatat dalam data penduduk namun tidak terintegrasi dalam sistem pendidikan lokal.

    “Bisa jadi datanya mencakup semua penduduk yang tinggal di sana, termasuk yang tidak ber-KTP Kutim. Apalagi banyak yang datang untuk bekerja di sektor perkebunan membawa anak-anak mereka. Itu faktor yang perlu diperhatikan,” jelasnya.

    Namun, jika ternyata data yang dirilis memang sudah valid, Agusriansyah menyebut pentingnya menggali lebih dalam apa penyebab utama banyaknya anak tidak bersekolah di Kutim. Salah satu faktor yang paling mungkin adalah masalah jarak dan akses ke fasilitas pendidikan.

    “Kalau data itu benar, bisa jadi karena faktor jarak sekolah yang terlalu jauh dari tempat tinggal mereka. Atau bisa juga karena faktor biaya yang tinggi. Oleh karena itu, harus segera dilakukan riset yang lebih tajam terkait kondisi lapangan ini,” ujarnya.

    Menanggapi persoalan tersebut, Agusriansyah menekankan bahwa pemerintah daerah harus segera mengambil langkah konkret, terutama dalam memperbaiki infrastruktur penunjang seperti akses jalan menuju sekolah. Ia juga menyoroti pentingnya memastikan bahwa program pendidikan wajib belajar 9 tahun benar-benar dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat.

    “Kalau sudah ada hasil penelitiannya, tentu langkah selanjutnya adalah memperbaiki infrastruktur jalan, memperluas ketersediaan sekolah di tiap wilayah, dan memastikan bahwa pembiayaan pendidikan untuk SD hingga SMP benar-benar digratiskan,” kata Agusriansyah.

    Ia juga menyarankan agar Pemkab Kutim membuat dan merilis data versi mereka sendiri agar masyarakat memiliki perbandingan informasi. Hal ini menurutnya penting untuk transparansi dan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

    “Kalau tidak dirilis datanya, masyarakat tentu akan percaya dengan data eksternal yang sudah lebih dulu beredar. Maka saya mendorong Pemkab Kutim untuk menyampaikan data resmi versi mereka,” imbuhnya.

    Agusriansyah Ridwan KTP Kutim Siswa SMP
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    Ratu ArifanzaApril 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mematangkan sistem digital untuk mendukung kebijakan Work…

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.