Insitekaltim, Samarinda – Kondisi Sungai Mahakam yang masih surut membuat KSOP Kelas I Samarinda tetap memberlakukan imbauan kepada pengguna jasa pelayaran untuk mengurangi muatan dan tidak memaksakan perjalanan jika kondisi perairan tidak memungkinkan.
Kepala Seksi Penjagaan, Patroli dan Penyidikan KSOP Kelas I Samarinda Syahrun Asis mengatakan, penyusutan muka air yang terjadi beberapa bulan terakhir menyebabkan sejumlah titik di sepanjang Sungai Mahakam mengalami kekeringan.
“Surat imbauan kepada para pengguna jasa masih berlaku karena kondisi Sungai Mahakam masih surut. Kami meminta agar mengurangi muatan dan berhati-hati,” ujar Syahrun di Samarinda, Kamis 17 September 2026.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran KSOP Kelas I Samarinda Nomor AL.308/4/31/KSOP.SMD/2026 tertanggal 18 Agustus 2026.
Ia menegaskan, apabila kondisi perairan tidak memungkinkan untuk dilalui, nahkoda dan operator kapal diminta menunda pelayaran serta tidak memaksakan aktivitas demi keselamatan bersama.
“Jika memang tidak memungkinkan untuk melakukan pergerakan atau pelayaran, harap ditunda. Jangan memaksakan kegiatan demi keselamatan kita bersama,” katanya.
Selain kondisi air yang surut, KSOP Samarinda juga menyoroti peningkatan kabut asap di kawasan perairan dalam dua hari terakhir.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan asosiasi INSA dan ISA untuk menyampaikan informasi kepada para nahkoda kapal yang berlayar di Sungai Mahakam dan wilayah sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan.
KSOP juga menjalin koordinasi dengan Pelindo terkait kegiatan pengolongan kapal.
“Pelayanan pengolongan diminta tidak dilakukan apabila kondisi kabut asap atau jarak pandang sangat terbatas dan berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran,” pungkasnya.

