Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat

    September 8, 2026

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    September 7, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat
    Politik

    TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 8, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin, 7/9/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin meminta kebijakan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim diiringi dengan peningkatan kinerja dan pelayanan publik.

    Ia menilai kebijakan terkait besaran TPP merupakan kewenangan pemerintah daerah. Menurutnya, setiap daerah memiliki kebijakan berbeda dalam menyikapi efisiensi anggaran, termasuk penerapan fleksibilitas kerja bagi ASN.

    “Kalau memang ada kebijakan efisiensi, itu tergantung dari kebijakan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya Senin, 7 September 2026.

    Kondisi tersebut perlu dilihat secara proporsional. Terlebih, di tengah pengurangan anggaran untuk berbagai program dan kegiatan, TPP ASN di Kaltim sejauh ini masih diberikan dengan nominal yang sama seperti sebelumnya.

    Menurut Salehuddin, tidak adanya pengurangan TPP seharusnya menjadi dorongan bagi ASN untuk bekerja lebih maksimal, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Dengan tidak ada pengurangan TPP ini harusnya pihak ASN lebih bisa maksimal bekerja untuk melayani kepentingan publik,” katanya.

    Karena itu, ia mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim memperkuat penerapan sistem reward and punishment serta pengawasan terhadap kinerja ASN. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan kebijakan pemberian TPP sejalan dengan produktivitas dan tanggung jawab pegawai.

    Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah memiliki sistem penilaian terhadap kinerja ASN, termasuk melalui penerapan sistem merit.

    “BPSDM, BKD sudah melakukan itu. Saya pikir data-datanya sudah lengkap semua,” jelasnya.

    Ia berharap data dan sistem penilaian tersebut dapat digunakan secara tegas sebagai dasar evaluasi. Apabila ditemukan ASN yang tidak menunjukkan kinerja sesuai tuntutan, terlebih dalam kondisi anggaran yang sedang mengalami efisiensi, maka mekanisme penghargaan maupun sanksi harus diterapkan.

    Menurutnya, tidak adanya pemangkasan TPP di Kaltim tidak boleh dimaknai sebagai kelonggaran bagi ASN untuk mengurangi produktivitas. Sebaliknya, kondisi tersebut harus dijawab dengan peningkatan kinerja.

    “Semua kegiatan program dikurangi, sementara TPP masih tetap kita berikan. Sudah, harus dijawab dengan kinerja yang maksimal,” tegasnya.

    Salehuddin juga menekankan sektor pelayanan publik sebagai salah satu bidang yang harus mendapat perhatian. Ia berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat justru meningkat di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

    “Tidak ada pengurangan, bahkan sebenarnya justru harus meningkat,” pungkasnya.

    ASN DPRD Kaltim Salehuddin Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) TPP TPP ASN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    Andi Harun Soroti Temuan BPK Berulang, Dorong Sistem APBD Terintegrasi

    September 3, 2026

    Bukan Sekadar Penghargaan, Andi Harun Ingin ASN Award Bentuk Budaya Kinerja

    September 3, 2026

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    September 3, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat

    Ratu ArifanzaSeptember 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin meminta kebijakan pemberian Tambahan…

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    September 7, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Kabut Asap, SDN 007 Samarinda Ulu Perkuat Imbauan Penggunaan Masker bagi Siswa

    September 7, 2026
    1 2 3 … 3,326 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.