Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin
    DPRD Samarinda

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 20, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (Dok/ Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Sri Puji Astuti menilai kepesertaan masyarakat dalam program Keluarga Berencana (KB) di Samarinda masih tergolong rendah.

    Menurutnya, edukasi mengenai perencanaan keluarga perlu diperkuat sejak pasangan masih berstatus calon pengantin.

    Puji mengatakan rendahnya partisipasi masyarakat menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan program KB di Samarinda. Sosialisasi yang selama ini dilakukan melalui posyandu dinilai belum sepenuhnya mampu mendorong masyarakat untuk menjadi peserta KB.

    “Menjaring orang yang mau ber-KB kan juga susah. Walaupun kita sosialisasi di tiap posyandu, jumlahnya belum tentu orang mau ber-KB,” ujar Puji, Rabu, 19 Agustus 2026.

    Ia menilai pendekatan edukasi harus dilakukan lebih awal, terutama sejak calon pengantin. Dengan begitu, pasangan dapat memahami pentingnya merencanakan kehamilan dan menentukan pilihan kontrasepsi sesuai kebutuhan keluarga.

    Menurut Puji, sosialisasi dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai layanan dan kegiatan masyarakat, mulai dari pembinaan calon pengantin, posyandu hingga puskesmas.

    “Harusnya mulai dari saat catin. Nanti ke posyandu, saat ke puskesmas, saat menikah, itu sudah harus disosialisasikan,” jelasnya.

    Puji menyebut pasangan juga perlu diberikan pemahaman mengenai pilihan program KB, baik metode jangka pendek maupun jangka panjang.

    Edukasi tersebut diharapkan membuat masyarakat memiliki pertimbangan yang lebih matang dalam merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak.

    Terkait pelaksanaan KB gratis yang menjadi perhatian masyarakat, Puji menjelaskan program tersebut pada dasarnya mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

    Sementara itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Samarinda berperan sebagai pelaksana program di daerah.
    “Kalau program KB gratis kan dari pusat, dari BKKBN. DP2KB itu sebagai pelaksana,” katanya.

    Puji menjelaskan dukungan program tersebut mencakup penyediaan alat kontrasepsi dan insentif. Ia menduga salah satu faktor yang memengaruhi pelaksanaan program di daerah adalah dukungan dari pemerintah pusat yang belum turun.

    “Alatnya itu dari BKKBN. Insentifnya juga dari BKKBN. Jadi mungkin kemarin itu belum turun,” ujarnya.

    Meski demikian, ia mengaku belum mengikuti secara detail perkembangan terbaru terkait penyaluran dukungan tersebut.

    Mengenai kemungkinan dukungan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, Puji mengatakan pengalokasian anggaran harus disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan daerah.

    Ia menyebut DPRD menerima banyak aspirasi masyarakat yang juga membutuhkan dukungan anggaran, mulai dari pembangunan dan perbaikan sekolah hingga kebutuhan program lainnya.

    “Seandainya saya bisa. Karena sekarang prioritasnya yang mana? Banyak betul yang minta,” tuturnya.

    Karena itu, Puji menilai peningkatan kepesertaan KB tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran, tetapi juga membutuhkan penguatan edukasi dan keterlibatan berbagai pihak.

    Ia berharap sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga program KB tidak hanya dipandang sebagai layanan kontrasepsi, tetapi juga bagian dari perencanaan keluarga.

     

    DPRD Samarinda Program KB Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026

    Deni Usul Pengelolaan Hulu Diperkuat untuk Antisipasi Limpasan Air ke Samarinda

    Agustus 19, 2026

    Anhar Desak Tes Urine Pelajar Samarinda Digelar Berkala, Bahkan Setiap Bulan

    Agustus 19, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Andika SaputraAgustus 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Sri…

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.