Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

    July 30, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah

    July 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah
    Ekonomi

    Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah

    SittiBy SittiJuly 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Siswa sekolah dasar mengikuti kegiatan pembelajaran di ruang kelas (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekolah gratis bukan berarti seluruh beban pendidikan keluarga hilang. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda menilai kemampuan ekonomi rumah tangga masih menjadi penentu apakah seorang anak mampu menyelesaikan pendidikannya hingga jenjang yang lebih tinggi.

    Temuan itu muncul di tengah tren Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Samarinda yang terus membaik. Pada 2025, IPM mencapai 83,53 atau naik dibanding 83,11 pada 2024.

    Namun di balik kenaikan tersebut, BPS mengingatkan, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sekolah, melainkan juga daya beli masyarakat.

    Kepala BPS Kota Samarinda Supriyanto mengatakan, banyak kebutuhan pendidikan yang tetap harus ditanggung keluarga meski biaya sekolah telah digratiskan pemerintah.

    “Pendidikan memang gratis, tetapi masih ada biaya transportasi, seragam, dan kebutuhan penunjang lainnya. Kalau ekonomi keluarga membaik, kemampuan orang tua mendukung pendidikan anak juga meningkat,” katanya kepada Insitekaltim, Kamis, 30 Juli 2026.

    Kondisi itu membuat indikator ekonomi menjadi faktor yang paling cepat memengaruhi peningkatan kualitas sumber daya manusia dibanding dua indikator IPM lainnya, yakni kesehatan dan pendidikan.

    Berbeda dengan pendidikan dan kesehatan yang peningkatannya berlangsung bertahap, perubahan pendapatan masyarakat dapat langsung memengaruhi kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan anak, termasuk mempertahankan mereka tetap bersekolah.

    BPS mencatat rata-rata lama sekolah penduduk Samarinda saat ini mencapai 11,4 tahun atau setara kelas XI SMA. Sementara harapan lama sekolah mencapai 15,41 tahun atau setara pendidikan diploma.

    Meski demikian, Supriyanto menilai kenaikan indikator pendidikan tidak lagi bisa melonjak tinggi karena akses pendidikan di Samarinda sudah relatif merata.

    “Sekarang tantangannya bukan hanya menyediakan sekolah, tetapi memastikan anak-anak tidak berhenti sekolah karena kondisi ekonomi keluarganya,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pembangunan manusia tidak bisa hanya bertumpu pada sektor pendidikan. Peningkatan layanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, hingga kenaikan pendapatan masyarakat harus berjalan beriringan agar kualitas sumber daya manusia terus meningkat.

    “Orang yang sehat bisa belajar. Setelah memiliki pendidikan yang baik, peluang masuk ke dunia kerja lebih besar. Ketika pendapatannya meningkat, mereka kembali bisa membiayai pendidikan anak-anaknya. Siklusnya saling berkaitan,” tutupnya.

     

    BPS Samarinda Pendidikan Sekolah Sekolah Gratis Supriyanto
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Di Tengah Isu PHK, Disnakertrans: Pengangguran Kaltim Justru Turun

    July 30, 2026

    Jaga Stabilitas Ekonomi Ketahanan Protein Hewani Jadi Strategi di Kaltim

    July 30, 2026

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    July 29, 2026

    Tekan Inflasi, BPS Minta Penguatan Komoditas Lokal Harus Berkelanjutan

    July 29, 2026

    Kemitraan Enam Tahun dengan Australia Berbuah Apresiasi untuk SD Fastabiqul Khairat

    July 29, 2026

    Pendaftar Pesantren di Kaltim Menurun, Kemenag Singgung Dampak Rentetan Kasus Kekerasan

    July 29, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    You must be logged in to post a comment.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

    R’syaJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Timnas Indonesia memulai kiprah di Grup A ASEAN Championship 2026 dengan kemenangan…

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah

    July 30, 2026

    Di Tengah Isu PHK, Disnakertrans: Pengangguran Kaltim Justru Turun

    July 30, 2026

    Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik

    July 30, 2026
    1 2 3 … 3,248 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.