Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Teras Samarinda Tahap II Hadirkan Area Bermain Anak, Jadi Pilihan Ruang Publik Ramah Keluarga

    September 5, 2026

    Taman Samarendah Jadi Ruang Hijau untuk Mengisi Akhir Pekan di Tengah Kota

    September 5, 2026

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    September 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus
    Kaltim

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    AminahBy AminahJuli 19, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Kebakaran Hutan (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Musim kemarau mulai menunjukkan dampaknya di Kalimantan Timur (Kaltim). Hingga pertengahan Juli, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 78 titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

    Temuan itu menjadi sinyal meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus.

    Kutai Timur (Kutim) menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, mencapai 27 titik, disusul Kutai Kartanegara sebanyak 15 titik.

    Sementara Berau dan Samboja masuk dalam wilayah yang mendapat perhatian khusus karena terdeteksi memiliki hotspot berkategori high confidence, atau berpotensi kuat berkaitan dengan titik api sehingga perlu segera diverifikasi di lapangan.

    Ketua Tim Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan Huda Abshor Mukhsinin mengatakan, peningkatan hotspot dipengaruhi kondisi kemarau yang lebih kering dibanding tahun lalu akibat pengaruh El Nino.

    “Puncak musim kemarau diprakirakan terjadi pada Agustus. Sementara dampak El Nino masih akan terasa hingga September sampai November,” ujarnya di kutip dari laman resminya, Minggu, 19 Juli 2026.

    Meski jumlah hotspot meningkat, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menganggap seluruh titik panas sebagai kebakaran hutan maupun lahan. Hotspot merupakan hasil pemantauan satelit yang menunjukkan adanya anomali suhu permukaan dan masih memerlukan pemeriksaan langsung sebelum dipastikan sebagai titik api.

    Namun, kondisi cuaca yang semakin kering membuat potensi kebakaran lebih mudah terjadi apabila muncul sumber api di lapangan. Karena itu, aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar diminta dihentikan selama musim kemarau berlangsung.

    Memasuki puncak kemarau, BMKG juga meminta pemerintah daerah memperkuat langkah pencegahan melalui patroli rutin di kawasan rawan kebakaran serta mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api.

    Di sisi lain, masyarakat diimbau segera melaporkan jika melihat asap atau indikasi kebakaran agar tidak berkembang menjadi karhutla yang lebih luas.

     

    BMKG El Nino Huda Abshor Mukhsinin Kebakaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Hadapi Ancaman Karhutla, Celni Ingatkan Posko Relawan Jadi Garda Terdepan

    Agustus 31, 2026

    Usulan Anggaran Antisipasi El Nino Samarinda Tembus Rp900 Juta

    Agustus 22, 2026

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Teras Samarinda Tahap II Hadirkan Area Bermain Anak, Jadi Pilihan Ruang Publik Ramah Keluarga

    Ratu ArifanzaSeptember 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Teras Samarinda kini tidak hanya menawarkan pemandangan Sungai Mahakam dan ruang untuk…

    Taman Samarendah Jadi Ruang Hijau untuk Mengisi Akhir Pekan di Tengah Kota

    September 5, 2026

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    September 4, 2026

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026
    1 2 3 … 3,320 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.