Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel
    Politik

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    AminahBy AminahJuli 16, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Samarinda, Iswandi (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pembentukan Koperasi Merah Putih di 59 kelurahan di Kota Tepian dinilai perlu diarahkan pada sektor yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

    Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Samarinda Iswandi mengingatkan agar koperasi tersebut tidak justru menjadi pesaing baru bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang telah lama bertahan.

    Konsep bisnis koperasi harus memiliki fungsi yang berbeda dari usaha ritel maupun apotek yang sudah berkembang di tengah masyarakat. Jika tidak dirancang dengan tepat, keberadaan Koperasi Merah Putih berpotensi menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat.

    “Yang terpenting, koperasi harus memberi nilai tambah, bukan menjadi pesaing langsung usaha yang sudah ada,” ujar Iswandi, Kamis, 16 Juli 2026.

    Ketua DPC PDI Perjuangan itu menilai pemerintah perlu memanfaatkan jaringan Koperasi Merah Putih untuk menyelesaikan persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Salah satu sektor yang dinilai paling relevan adalah distribusi LPG subsidi 3 kilogram.

    Koperasi di tingkat kelurahan memiliki posisi strategis untuk memangkas rantai distribusi sehingga pasokan gas melon dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat rukun tetangga (RT).

    Skema tersebut dinilai lebih bermanfaat dibandingkan membuka usaha ritel yang sudah memiliki banyak pelaku.

    “Kalau koperasi menjadi agen LPG 3 kilogram, distribusinya bisa langsung menjangkau RT-RT. Ini lebih efektif dibanding membuka usaha yang sudah banyak pesaingnya,” katanya.

    Usulan tersebut juga dinilai dapat menjadi solusi atas persoalan kelangkaan LPG 3 kilogram yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda. Dengan jaringan koperasi yang tersebar di seluruh kelurahan, distribusi gas bersubsidi diharapkan lebih merata dan mudah diawasi.

    Tak hanya itu, Iswandi juga mengusulkan agar koperasi-koperasi tersebut tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia mendorong pembentukan konsorsium antarkoperasi agar memiliki kapasitas usaha yang lebih besar.

    Apabila setiap koperasi memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp3 miliar, akumulasi modal tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun sistem distribusi yang lebih terintegrasi, bahkan membuka peluang pembangunan pabrik pengisian LPG di masa mendatang.

    “Kalau digabungkan, ini bisa menjadi kekuatan besar. Kita bisa bicara sampai ke pembangunan pabrik pengisian LPG. Ini lebih jelas arah dan manfaatnya,” tegasnya.

    Iswandi menilai pembentukan Koperasi Merah Putih seharusnya tidak berhenti pada pencapaian target jumlah koperasi yang berdiri. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan koperasi memiliki model usaha yang mampu memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

    Ia berharap gagasan tersebut menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Kota Samarinda dalam menyusun arah pengembangan Koperasi Merah Putih, sehingga keberadaannya tidak hanya menjadi program administratif, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata melalui penguatan distribusi energi bersubsidi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

     

    DPRD Samarinda Fraksi PDIP Gas LPG Iswandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Bursa Pilwali Samarinda Mulai Memanas, PDIP Pilih Tahan Diri

    September 12, 2026

    Masih Terima Pembayaran Usai Pengelolaan Diambil Alih, Komisi II Bentuk Tim Investigasi

    September 11, 2026

    TPP Guru Samarinda Belum Dibayar, Ismail Latisi: Tidak Ada Wacana Pengurangan dan Penghilangan

    September 10, 2026

    NasDem Samarinda Kunci Nama Saefuddin Zuhri untuk Pilwali Berikutnya

    September 10, 2026

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ada lebih dari 20 ribu anak di Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih…

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.