Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    September 3, 2026

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Disdikbud Pastikan 16 Calon Siswa SPMB 2026 Segera Dapat Sekolah Negeri
    Pendidikan

    Disdikbud Pastikan 16 Calon Siswa SPMB 2026 Segera Dapat Sekolah Negeri

    AminahBy AminahJuli 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kota Samarinda, Mohammad Wahiduddin saat diwawancarai, Rabu, 15/7/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda memastikan calon siswa yang hingga kini belum memperoleh sekolah negeri dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tetap akan disalurkan ke sekolah yang masih memiliki daya tampung.

    Dari sebelumnya 17 calon siswa yang belum tertampung, satu siswa telah kembali melapor dan diproses penempatannya. Saat ini tersisa 16 calon siswa yang masih diminta segera menghubungi Disdikbud agar dapat didistribusikan ke sekolah sesuai ketersediaan kuota.

    Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kota Samarinda Mohammad Wahiduddin mengatakan, pemerintah tidak akan membiarkan calon siswa kehilangan hak memperoleh pendidikan.

    “Pokoknya secepat mungkin semuanya akan kami salurkan, termasuk yang sebelumnya 17 calon siswa. Sekarang tinggal 16 karena satu sudah melapor lagi,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.

    Disdikbud mengalami kesulitan menindaklanjuti siswa yang belum tertampung apabila tidak ada laporan langsung dari orang tua maupun wali.

    Karena itu, ia meminta seluruh calon siswa yang belum mendapatkan sekolah segera menghubungi Disdikbud agar proses penempatan dapat segera dilakukan.

    “Yang 16 itu silakan melapor. Kalau mereka melapor, kami akan langsung distribusikan ke sekolah yang masih memiliki kuota,” katanya.

    Ia memastikan daya tampung di sejumlah SMP negeri masih tersedia. Persoalan yang dihadapi saat ini bukan lagi kekurangan bangku sekolah, melainkan penyesuaian lokasi sekolah dengan domisili calon peserta didik.

    “Kuota sekolah masih banyak, asalkan yang bersangkutan bersedia masuk ke sekolah yang tersedia,” tegasnya.

    Dalam menentukan sekolah tujuan, Disdikbud mengaku tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dari rumah siswa. Pemerintah tidak ingin menempatkan siswa di sekolah yang terlalu jauh dari tempat tinggalnya.

    “Nanti kami lihat petanya, rumahnya di mana. Jangan sampai rumahnya di Samarinda Utara tetapi ditempatkan di Loa Janan Ilir. Itu tidak manusiawi,” ujar Wahiduddin.

    Prioritas penyaluran akan dilakukan ke sekolah negeri terdekat yang masih memiliki daya tampung sehingga siswa tetap memperoleh akses pendidikan tanpa terbebani jarak yang terlalu jauh.

    “Prioritas kami adalah sekolah-sekolah yang paling dekat dengan domisili calon siswa,” ucapnya.

    Sementara itu, berdasarkan pemantauan Disdikbud, sekolah negeri yang masih memiliki banyak kursi kosong umumnya berada di wilayah pinggiran Kota Samarinda. Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Palaran, Sambutan, Sungai Siring, hingga Loa Janan.

    “Memang sekolah yang masih sepi peminat rata-rata berada di daerah pinggiran seperti Palaran, Sambutan, Sungai Siring termasuk Loa Janan,” pungkasnya.

    Disdikbud Samarinda Mohammad Wahiduddin SPMB 2026
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026

    Distribusi Seragam Gratis di Kaltim Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    September 1, 2026

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    Andika SaputraSeptember 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset didorong tidak hanya digunakan untuk menangani tindak…

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Borneo FC Samarinda Tak Pilih Kompetisi, Nabil Tegaskan Semua Ajang Dihadapi

    September 2, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan BTT Rp2,5 Miliar untuk Tangani Dampak Kekeringan

    September 2, 2026
    1 2 3 … 3,316 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.