Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    Wawali Samarinda Minta Pertamina Percepat Perbaikan Fasilitas LPG

    Juli 15, 2026

    Harga Bapokting di Samarinda Turun, Pemkot Soroti Distribusi BBM dan LPG

    Juli 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Disdikbud Pastikan 16 Calon Siswa SPMB 2026 Segera Dapat Sekolah Negeri
    Pendidikan

    Disdikbud Pastikan 16 Calon Siswa SPMB 2026 Segera Dapat Sekolah Negeri

    SittiBy SittiJuli 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kota Samarinda, Mohammad Wahiduddin saat diwawancarai, Rabu, 15/7/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda memastikan calon siswa yang hingga kini belum memperoleh sekolah negeri dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tetap akan disalurkan ke sekolah yang masih memiliki daya tampung.

    Dari sebelumnya 17 calon siswa yang belum tertampung, satu siswa telah kembali melapor dan diproses penempatannya. Saat ini tersisa 16 calon siswa yang masih diminta segera menghubungi Disdikbud agar dapat didistribusikan ke sekolah sesuai ketersediaan kuota.

    Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kota Samarinda Mohammad Wahiduddin mengatakan, pemerintah tidak akan membiarkan calon siswa kehilangan hak memperoleh pendidikan.

    “Pokoknya secepat mungkin semuanya akan kami salurkan, termasuk yang sebelumnya 17 calon siswa. Sekarang tinggal 16 karena satu sudah melapor lagi,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.

    Disdikbud mengalami kesulitan menindaklanjuti siswa yang belum tertampung apabila tidak ada laporan langsung dari orang tua maupun wali.

    Karena itu, ia meminta seluruh calon siswa yang belum mendapatkan sekolah segera menghubungi Disdikbud agar proses penempatan dapat segera dilakukan.

    “Yang 16 itu silakan melapor. Kalau mereka melapor, kami akan langsung distribusikan ke sekolah yang masih memiliki kuota,” katanya.

    Ia memastikan daya tampung di sejumlah SMP negeri masih tersedia. Persoalan yang dihadapi saat ini bukan lagi kekurangan bangku sekolah, melainkan penyesuaian lokasi sekolah dengan domisili calon peserta didik.

    “Kuota sekolah masih banyak, asalkan yang bersangkutan bersedia masuk ke sekolah yang tersedia,” tegasnya.

    Dalam menentukan sekolah tujuan, Disdikbud mengaku tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dari rumah siswa. Pemerintah tidak ingin menempatkan siswa di sekolah yang terlalu jauh dari tempat tinggalnya.

    “Nanti kami lihat petanya, rumahnya di mana. Jangan sampai rumahnya di Samarinda Utara tetapi ditempatkan di Loa Janan Ilir. Itu tidak manusiawi,” ujar Wahiduddin.

    Prioritas penyaluran akan dilakukan ke sekolah negeri terdekat yang masih memiliki daya tampung sehingga siswa tetap memperoleh akses pendidikan tanpa terbebani jarak yang terlalu jauh.

    “Prioritas kami adalah sekolah-sekolah yang paling dekat dengan domisili calon siswa,” ucapnya.

    Sementara itu, berdasarkan pemantauan Disdikbud, sekolah negeri yang masih memiliki banyak kursi kosong umumnya berada di wilayah pinggiran Kota Samarinda. Beberapa di antaranya berada di Kecamatan Palaran, Sambutan, Sungai Siring, hingga Loa Janan.

    “Memang sekolah yang masih sepi peminat rata-rata berada di daerah pinggiran seperti Palaran, Sambutan, Sungai Siring termasuk Loa Janan,” pungkasnya.

    Disdikbud Samarinda Mohammad Wahiduddin SPMB 2026
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026

    19 Aduan SPMB Tuntas, Pemkot Masih Tangani 17 Calon Siswa yang Belum Tertampung

    Juli 14, 2026

    Dugaan Manipulasi Domisili hingga Pungutan Warnai SPMB 2026, Pemkot Siapkan Evaluasi Menyeluruh

    Juli 13, 2026

    SPMB 2026 Menuai Polemik, Perubahan Sistem Zonasi Perlu Dievaluasi

    Juli 13, 2026

    Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, MPLS Samarinda Diisi Pendidikan Integritas dan Karakter Antikorupsi

    Juli 13, 2026

    Putus Fenomena Fatherless, GAMAS Dinilai Jadi Pilar Emosional Anak di Hari Pertama Sekolah

    Juli 13, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    SittiJuli 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Angka kemiskinan Kota Samarinda memang tercatat turun menjadi 3,45 persen berdasarkan data…

    Wawali Samarinda Minta Pertamina Percepat Perbaikan Fasilitas LPG

    Juli 15, 2026

    Harga Bapokting di Samarinda Turun, Pemkot Soroti Distribusi BBM dan LPG

    Juli 15, 2026

    Disdikbud Pastikan 16 Calon Siswa SPMB 2026 Segera Dapat Sekolah Negeri

    Juli 15, 2026

    Disnaker Targetkan 25 Perusahaan Buka Lowongan di Mahakam Job Fair 2026

    Juli 15, 2026
    1 2 3 … 3,215 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.