Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar
    Pemerintah

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    AminahBy AminahJuni 19, 2026Updated:Juli 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Salah satu sudut Kawasan Komersial Citra Niaga Samarinda yang mempertahankan arsitektur neo-vernakular khas daerah. (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Lanskap arsitektur Kota Samarinda saat ini mengalami transformasi masif lewat pendekatan kontemporer Neo-Vernakular dan Postmodern.

    Struktur bangunan hingga ruang publik baru kini dirancang erat memadukan kearifan lokal tiga pilar budaya utama Kaltim yakni Dayak, Kutai, dan Banjar.

    Kendati demikian, masifnya pembangunan fisik yang menyelaraskan diri dengan konsep smart green city Ibu Kota Nusantara (IKN) ini memicu tantangan baru di sektor pendidikan.

    Ruang publik dan ornamen kultural yang megah dinilai belum optimal diintegrasikan sebagai media literasi sejarah, sehingga generasi muda berisiko mengalami disosiasi budaya di tengah gempuran digitalisasi.

    Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyoroti pentingnya memanfaatkan transformasi arsitektur kota ini sebagai laboratorium visual yang konkret bagi para pelajar.

    Menurutnya, keindahan fisik kota saat ini mengemban misi edukasi yang krusial untuk menjembatani jurang pemisah antara generasi masa kini dengan akar sejarah daerahnya.

    “Konsep ini menjadi gambaran bagi anak-anak atau pemuda saat ini untuk bisa memahami sejarah yang ada di Kota Samarinda, dan umumnya di Kalimantan Timur. Melalui arsitektur ini, mereka bisa melihat Samarinda tempo dulu agar generasi sekarang mulai melek sejarah,” ujarnya, Jumat, 19 Juni 2026.

    Wajah kultural Samarinda saat ini memang terpampang nyata pada sejumlah infrastruktur. Mulai dari adopsi struktur memanjang Rumah Lamin (Dayak) dan fasad piramida (Kutai) pada gedung pemerintahan, ornamen ukiran burung enggang, kemegahan Masjid Islamic Center di Tepian Mahakam, hingga proyek kontemporer Teras Samarinda yang menyediakan amfiteater terbuka bagi ekspresi seni lokal.

    Namun, Saefuddin memberikan catatan kritis terkait perilaku konsumtif generasi muda terhadap teknologi. Ia menyayangkan jika gawai (gadget) hanya dijadikan alat hiburan tanpa menyentuh substansi peningkatan literasi sejarah lokal.

    “Harapan kita, generasi sekarang bisa memahami dan belajar dari sejarah. Gawai yang mereka miliki jangan hanya menjadi pelengkap, tetapi harus digunakan untuk mengetahui sejarah Kota Samarinda maupun Kalimantan Timur pada umumnya,” kritiknya.

    Lebih lanjut, ia mendorong sektor pendidikan dan masyarakat untuk mengarahkan perhatian pelajar pada rekam jejak capaian tata ruang kota yang pernah diakui dunia, seperti Kawasan Citra Niaga yang mempertahankan atap sirap ulin tradisional dan berhasil meraih penghargaan internasional Aga Khan Award for Architecture pada 1989.

    Bagi Saefuddin, pemahaman mendalam mengenai alasan di balik rancangan arsitektur yang adiluhung tersebut jauh lebih penting daripada sekadar menjadikannya latar belakang foto di media sosial.

    “Khususnya di Samarinda, anak muda harus mengerti bahwa dulu ada sejarah Citra Niaga yang tahun 1989 mendapatkan Aga Khan Award. Mereka perlu memahami mengapa arsitekturnya bisa sedemikian bagus,” lanjutnya.

    Tak hanya terfokus pada pusat perdagangan modern, akulturasi arsitektur bernilai sejarah tinggi seperti cagar budaya kayu ulin Masjid Tua Shiratal Mustaqiem, Masjid Raya, hingga moda transportasi sungai tradisional juga harus masuk dalam memori kolektif pembelajaran siswa.

    “Termasuk Masjid Raya dan eksistensi tambangan perahu penyeberangan tradisional antara Samarinda Kota dengan Samarinda Seberang. Hal-hal mendasar seperti itu yang harus dipahami oleh generasi muda,” pungkas Saefuddin.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Beri Kelonggaran Sopir Truk ODOL, Andi Harun Berikan Tenggat 3 Bulan Jelang Pemblokiran BBM

    Agustus 24, 2026

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026

    Andi Harun Ungkap Antrean BBM Subsidi Diduga Diperjualbelikan Rp100-150 Ribu

    Agustus 24, 2026

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Dipicu Unsur Kesengajaan, Karhutla Samarinda Capai 77 Kejadian, 104 Hektare Lahan Terbakar

    Agustus 23, 2026

    Semangat Kemerdekaan Tetap Meriah Meski Pemkot Lakukan Efisiensi

    Agustus 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan pasien ibu dan bayi yang membutuhkan rujukan lintas daerah menjadi salah…

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Beri Kelonggaran Sopir Truk ODOL, Andi Harun Berikan Tenggat 3 Bulan Jelang Pemblokiran BBM

    Agustus 24, 2026

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.