Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Fenomena Gen Z Belum Menikah di Usia Ideal, Realistis Jadi Prinsip
    Lifestyle

    Fenomena Gen Z Belum Menikah di Usia Ideal, Realistis Jadi Prinsip

    R’syaBy R’syaMei 24, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Gen Z (foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kehidupan terus bergerak secara dinamis dan mengalami kemajuan demi kemajuan. Hal-hal yang dulu biasa dilakukan oleh banyak orang semakin lama ditinggalkan dan berkembang menjadi gaya baru. Ada satu fenomena yang cukup mengkhawatirkan.

    Generasi Z atau Gen Z. Banyak dari mereka belum menikah, bahkan di usia yang dulu dianggap “ideal”.

    Padahal, generasi sebelumnya di usia yang sama sudah banyak yang berkeluarga. Tak dapat dipungkiri, kondisi sekarang memang sudah jauh berubah, terutama dari sisi ekonomi dan cara pandang hidup.

    Di saat orang tua dulu banyak menikah di usia 20-an awal, sekarang banyak Gen Z yang bahkan di usia akhir 20-an masih memilih fokus ke diri sendiri. Namun, jika dilihat lebih dalam, ini bukan sekadar soal pilihan gaya hidup. Ada faktor ekonomi yang cukup besar di baliknya.

    Salah satu alasan paling kuat adalah tekanan ekonomi. Harga kebutuhan sehari-hari naik, mulai dari makan, transportasi, sewa tempat tinggal bahkan sampai biaya kesehatan. Sementara itu, gaji entry level di banyak tempat tidak selalu cukup untuk hidup nyaman, apalagi untuk memulai keluarga. Akibatnya, banyak Gen Z memilih menunda pernikahan demi stabilitas finansial dulu.

    Menikah di zaman sekarang juga tak semurah dahulu. Dulu, pernikahan bisa lebih sederhana. Sekarang, standar sosial ikut naik. Banyak orang merasa harus siap punya rumah atau tempat tinggal, punya tabungan, punya pekerjaan stabil, bahkan “mapan secara total”. Padahal realitanya, untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan waktu dan proses panjang.

    Karier Gen Z juga tidak se-stabil generasi sebelumnya. Di dunia kerja modern, banyak pekerjaan bersifat kontrak, freelance atau berbasis proyek. Bahkan, pekerjaan formal pun tidak selalu menjamin stabilitas jangka panjang. Dalam kondisi seperti ini, banyak Gen Z lebih memilih fokus membangun karier dulu sebelum mengambil komitmen besar seperti pernikahan.

    Banyak Gen Z memiliki pemikiran menikah tidak lagi wajib di usia tertentu. Hidup punya banyak pilihan seperti membangun karier, traveling, fokus self-improvement atau mengejar kebebasan finansial.

    Gen Z cenderung melihat pernikahan sebagai pilihan, bukan tekanan sosial.

    Tekanan sosial seperti pertanyaan “kapan nikah?”
    masih sering muncul di keluarga atau lingkungan. Namun, sikap Gen Z dalam menangani itu berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka tidak terburu-buru, memilih waktu sendiri atau bahkan menolak standar sosial lama. Sehingga fokusnya bergeser dari “harus cepat menikah” menjadi “harus siap dulu”.

    Banyak Gen Z sekarang lebih fokus pada kesehatan mental, kestabilan finansial, kualitas hidup dan kebebasan pribadi. Pada dasarnya, pernikahan tetap dianggap penting tapi bukan lagi satu-satunya tujuan hidup.

    Banyaknya Gen Z yang belum menikah bukan karena mereka “menunda tanpa alasan”, melainkan karena kombinasi realitas ekonomi, perubahan karier dan pergeseran cara pandang hidup. Di tengah biaya hidup yang semakin tinggi dan ketidakpastian kerja, menunda pernikahan sering kali bukan pilihan emosional, tetapi keputusan yang dianggap lebih realistis.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026

    Beban Penyakit Jantung Tinggi, RSUD IA Moies Samarinda Siapkan Layanan Khusus

    September 19, 2026

    Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK

    September 18, 2026

    Anak Usia Sekolah Terpapar HIV, Edukasi Pencegahan Akan Masuk Sekolah

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.