Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Harga Solar Industri Tembus Rp30 Ribu, DPRD Waspadai Dampak ke Operasional Perumdam
    Politik

    Harga Solar Industri Tembus Rp30 Ribu, DPRD Waspadai Dampak ke Operasional Perumdam

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 28, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, saat diwawancarai usai kegiatan. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kenaikan harga bahan baku, khususnya solar industri yang disebut telah mendekati Rp30.000 per liter, menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda dalam kunjungan lapangan ke Perumdam Tirta Kencana, Selasa, 28 April 2026.

    Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng mengungkapkan, lonjakan harga tersebut berpotensi memengaruhi biaya operasional perusahaan air minum daerah, terutama dalam proses distribusi dan pengolahan air.

    “Informasi dari direktur utama, mereka menggunakan solar industri yang harganya sudah hampir Rp30.000. Ini tentu akan berdampak pada pembiayaan operasional,” ujarnya.

    Selain faktor harga bahan bakar, Ronal juga menyinggung kondisi efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan di berbagai sektor pemerintahan. Hal tersebut dinilai turut memengaruhi pola kerja dan optimalisasi layanan di Perumdam.

    Ia menjelaskan, tekanan dari sisi biaya operasional harus diantisipasi dengan strategi yang tepat, agar tidak berdampak langsung pada masyarakat, khususnya dalam bentuk kenaikan tarif air.

    “Dengan kondisi ekonomi dan inflasi yang ada, memang harga barang di pasar ikut berubah. Tapi kami berharap ini tidak sampai membebani masyarakat,” katanya.

    Ronal secara tegas menyatakan DPRD tidak menginginkan adanya kenaikan tarif air dalam waktu dekat, meskipun biaya operasional mengalami peningkatan.

    Menurutnya, kondisi keuangan daerah yang menunjukkan peningkatan justru harus dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas layanan.

    “Pendapatan daerah kita kemarin bahkan sudah di atas 130 persen dari target. Jadi seharusnya pelayanan yang ditingkatkan, bukan justru tarif yang naik,” tegasnya.

    Dalam konteks ini, DPRD mendorong Perumdam Tirta Kencana untuk melakukan efisiensi internal, serta inovasi dalam pengelolaan sumber daya agar tetap mampu memberikan layanan optimal tanpa membebani pelanggan.

    Selain itu, pansus juga meminta agar setiap potensi kenaikan biaya operasional dikaji secara transparan dan dikomunikasikan dengan DPRD, sehingga dapat dicarikan solusi bersama.

    “Kami ingin ada keseimbangan antara keberlanjutan operasional perusahaan dan perlindungan terhadap masyarakat sebagai pelanggan,” tambahnya.

    Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi LKPj Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, di mana sektor pelayanan dasar seperti air bersih menjadi salah satu fokus utama penilaian DPRD.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    Ratu ArifanzaSeptember 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemadaman listrik berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi di sejumlah pasar di Kota Samarinda,…

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Larangan Atlet Emas PON di Porprov, Samarinda Khawatir Target Juara Umum Terganggu

    September 24, 2026

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026
    1 2 3 … 3,361 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.