Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Kepatuhan WFH ASN Samarinda Capai 94,5 Persen, Diskominfo Benahi Sistem
    Samarinda

    Kepatuhan WFH ASN Samarinda Capai 94,5 Persen, Diskominfo Benahi Sistem

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 24, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda, Suparmin, saat ditemui usai kegiatan.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tingkat kepatuhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terhadap kebijakan work from home (WFH) mencapai 94,5 persen pada Jumat, 24 April 2026.

    Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda Suparmin mengatakan, capaian tersebut menunjukkan ASN telah mengikuti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur proporsi 50 persen WFH.

    “Yang jelas Samarinda patuh terhadap kebijakan pemerintah pusat. Target 50 persen WFH sudah mendekati, bahkan kepatuhan kita mencapai 94,5 persen,” ujarnya saat monitoring WFH di Kantor Diskominfo Samarinda.

    Ia menjelaskan, sistem pengaturan WFH dan work from office (WFO) dilakukan dengan menetapkan lebih dulu pegawai yang wajib hadir di kantor, seperti pejabat tinggi pratama (JPT), administrator, dan unit pelaksana teknis (UPT).

    Setelah itu, barulah ditentukan pegawai yang menjalankan WFH sesuai proporsi 50 persen.

    Namun, Suparmin mengakui masih terdapat kendala teknis di lapangan, terutama terkait pemahaman operator dalam menginput data pada sistem.

    “Kemungkinan bukan soal ketidakpatuhan, tapi ketidakpahaman terhadap sistem. Bisa jadi parameternya belum di-setting oleh admin,” jelasnya.

    Untuk mengatasi hal tersebut, Diskominfo akan melakukan perbaikan data serta memberikan pelatihan ulang kepada operator di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

    “Kami punya sekitar 20 tenaga ahli yang siap turun langsung untuk membantu penggunaan aplikasi,” tambahnya.

    Selain itu, pihaknya juga akan melakukan validasi terhadap data yang dinilai tidak wajar, seperti temuan tingkat kepatuhan hingga 200 persen di salah satu OPD.

    “Itu karena semua pegawai hadir, padahal seharusnya hanya 50 persen. Secara angka terlihat sangat patuh, tapi tetap akan kami cek kesesuaiannya,” tegasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.