Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Masa Depan Samarinda Dibangun dari Ruang Kelas

    September 10, 2026

    Pemkot Klaim Polemik Sewa Kendaraan Jabatan Tuntas, Rp4,4 Miliar Dikembalikan

    September 10, 2026

    RS Mulya Medika Dorong Warga Cegah Penyakit, Tak Hanya Datang Saat Sakit

    September 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Kisah Arjuna, Pedagang 30 Tahun yang Rugi Ratusan Juta Usai Pasar Segiri Terbakar
    Samarinda

    Kisah Arjuna, Pedagang 30 Tahun yang Rugi Ratusan Juta Usai Pasar Segiri Terbakar

    RidhoBy RidhoMaret 26, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Salah satu pemilik rugo yang dilahap sijago merah, Arjuna saat dimintai keterangan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran yang melanda Pasar Segiri Kota Samarinda menyebabkan kerugian besar bagi para pedagang. Salah satunya Arjuna, pedagang yang telah berjualan selama lebih dari 30 tahun sejak 1993, mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah akibat insiden tersebut.

    Peristiwa kebakaran terjadi di area tengah pasar dan menghanguskan puluhan kios serta ruko, termasuk tempat usaha milik Arjuna. Ia menyebut seluruh bangunan dan barang dagangannya tidak terselamatkan.

    “Kurang lebih saya rugi sekitar Rp100 jutaan, karena saya juga jual es batu, semuanya habis, ruko habis, bangunan habis,” ujar Arjuna saat ditemui di lokasi Kamis, 26 Maret 2026.

    Arjuna menjelaskan, selain menjual udang, ia juga mengandalkan usaha es batu yang setiap harinya mampu menghasilkan pendapatan cukup besar. Bahkan, dari penjualan es batu saja, ia bisa memperoleh sekitar Rp1 juta per hari.

    “Kalau es batu itu biasanya sehari bisa dapat sejuta. Itu untuk kebutuhan ikan, daging, dan lainnya,” katanya.

    Meski demikian, ia mengungkapkan sebagian kecil barang sempat diselamatkan oleh warga dan keluarga, termasuk beberapa unit freezer. Namun, sebagian besar asetnya tetap hangus terbakar.

    “Paling ada beberapa yang sempat diangkat, sekitar 10 freezer, tapi selebihnya habis terbakar,” ucapnya.

    Arjuna juga menyoroti minimnya fasilitas keselamatan di kawasan ruko, seperti alat pemadam kebakaran yang tidak tersedia secara merata. Selain itu, ia menilai akses menuju lokasi saat kejadian cukup sulit karena kondisi pasar yang padat.

    “Alat pemadam itu tidak ada secara khusus, masing-masing saja. Akses juga susah karena padat,” jelasnya.

    Terkait rencana pemerintah untuk melakukan renovasi, Arjuna berharap proses tersebut dapat segera direalisasikan agar para pedagang bisa kembali berjualan. Ia bahkan tidak mempermasalahkan jika pembangunan dilakukan secara sementara terlebih dahulu.

    “Harapan kami ya supaya cepat direnovasi, mau sementara atau permanen tidak masalah, yang penting bisa dipakai jualan dulu,” ungkapnya.

    Ia juga menyatakan kesiapan para pedagang jika harus direlokasi sementara selama proses perbaikan berlangsung, asalkan tetap disediakan tempat untuk berjualan.

    “Kalau pedagang siap saja direlokasi, yang penting ada tempat untuk usaha,” katanya.

    Menjelang mengakhiri pernyataan, Arjuna saat ini memilih untuk berhenti sementara dari aktivitas berdagang dan tetap bertahan di lokasi sambil menunggu kejelasan dari pemerintah.

    Ia mengaku hanya mengandalkan sedikit tabungan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

    “Untuk sementara berhenti dulu. Untung masih ada tabungan sedikit, tapi kalau usaha tidak jalan ya lama-lama habis juga,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Family Fun Walk PWI Kaltim Satukan Insan Pers Lintas Generasi

    September 6, 2026

    Satu Langkah, Banyak Generasi: Jalan Santai PWI Kaltim Rajut Kebersamaan

    September 6, 2026

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Masa Depan Samarinda Dibangun dari Ruang Kelas

    Ratu ArifanzaSeptember 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pembangunan fasilitas pendidikan tidak boleh berhenti…

    Pemkot Klaim Polemik Sewa Kendaraan Jabatan Tuntas, Rp4,4 Miliar Dikembalikan

    September 10, 2026

    RS Mulya Medika Dorong Warga Cegah Penyakit, Tak Hanya Datang Saat Sakit

    September 10, 2026

    Hotspot Meningkat, Pesawat Water Bombing dari Papua Dikerahkan ke Samarinda

    September 10, 2026

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,331 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.