Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Jaga Stamina dan Kewarasan Diri, Guru TK Rutin Bermain Bulu Tangkis

    Juni 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Kisah Arjuna, Pedagang 30 Tahun yang Rugi Ratusan Juta Usai Pasar Segiri Terbakar
    Samarinda

    Kisah Arjuna, Pedagang 30 Tahun yang Rugi Ratusan Juta Usai Pasar Segiri Terbakar

    RidhoBy RidhoMaret 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Salah satu pemilik rugo yang dilahap sijago merah, Arjuna saat dimintai keterangan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran yang melanda Pasar Segiri Kota Samarinda menyebabkan kerugian besar bagi para pedagang. Salah satunya Arjuna, pedagang yang telah berjualan selama lebih dari 30 tahun sejak 1993, mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah akibat insiden tersebut.

    Peristiwa kebakaran terjadi di area tengah pasar dan menghanguskan puluhan kios serta ruko, termasuk tempat usaha milik Arjuna. Ia menyebut seluruh bangunan dan barang dagangannya tidak terselamatkan.

    “Kurang lebih saya rugi sekitar Rp100 jutaan, karena saya juga jual es batu, semuanya habis, ruko habis, bangunan habis,” ujar Arjuna saat ditemui di lokasi Kamis, 26 Maret 2026.

    Arjuna menjelaskan, selain menjual udang, ia juga mengandalkan usaha es batu yang setiap harinya mampu menghasilkan pendapatan cukup besar. Bahkan, dari penjualan es batu saja, ia bisa memperoleh sekitar Rp1 juta per hari.

    “Kalau es batu itu biasanya sehari bisa dapat sejuta. Itu untuk kebutuhan ikan, daging, dan lainnya,” katanya.

    Meski demikian, ia mengungkapkan sebagian kecil barang sempat diselamatkan oleh warga dan keluarga, termasuk beberapa unit freezer. Namun, sebagian besar asetnya tetap hangus terbakar.

    “Paling ada beberapa yang sempat diangkat, sekitar 10 freezer, tapi selebihnya habis terbakar,” ucapnya.

    Arjuna juga menyoroti minimnya fasilitas keselamatan di kawasan ruko, seperti alat pemadam kebakaran yang tidak tersedia secara merata. Selain itu, ia menilai akses menuju lokasi saat kejadian cukup sulit karena kondisi pasar yang padat.

    “Alat pemadam itu tidak ada secara khusus, masing-masing saja. Akses juga susah karena padat,” jelasnya.

    Terkait rencana pemerintah untuk melakukan renovasi, Arjuna berharap proses tersebut dapat segera direalisasikan agar para pedagang bisa kembali berjualan. Ia bahkan tidak mempermasalahkan jika pembangunan dilakukan secara sementara terlebih dahulu.

    “Harapan kami ya supaya cepat direnovasi, mau sementara atau permanen tidak masalah, yang penting bisa dipakai jualan dulu,” ungkapnya.

    Ia juga menyatakan kesiapan para pedagang jika harus direlokasi sementara selama proses perbaikan berlangsung, asalkan tetap disediakan tempat untuk berjualan.

    “Kalau pedagang siap saja direlokasi, yang penting ada tempat untuk usaha,” katanya.

    Menjelang mengakhiri pernyataan, Arjuna saat ini memilih untuk berhenti sementara dari aktivitas berdagang dan tetap bertahan di lokasi sambil menunggu kejelasan dari pemerintah.

    Ia mengaku hanya mengandalkan sedikit tabungan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

    “Untuk sementara berhenti dulu. Untung masih ada tabungan sedikit, tapi kalau usaha tidak jalan ya lama-lama habis juga,” pungkasnya.

    Arjuna Kebakaran ruko pasar segiri Kerugian hingga ratusan juta
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur

    Juni 4, 2026

    Masih Berbelit, Pengusaha Minta Penyederhanaan Perizinan Reklame

    Juni 4, 2026

    Tak Semata Hafalan, Pancasila Jadi Pedoman Generasi Muda dalam Bersikap

    Juni 1, 2026

    DLH Masih Temukan Limbah Kurban Dibuang ke Sungai, Tiga Karung Jeroan Dievakuasi dari Karang Mumus

    Juni 1, 2026

    Di Balik Layar Ada Manusia, Dosen Ilkom Ingatkan Nilai Pancasila di Ruang Digital

    Juni 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Nur AjijahJuni 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda, Murniati, mengatakan sejak Januari hingga Mei 2026…

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Jaga Stamina dan Kewarasan Diri, Guru TK Rutin Bermain Bulu Tangkis

    Juni 11, 2026

    Satu-satunya di Kaltim, Prodi Pendidikan Otomotif IKIP PGRI Tawarkan Keunggulan Ganda

    Juni 11, 2026

    PGRI Kaltim Siapkan Mata Kuliah Coding Berbasis AI untuk Calon Guru

    Juni 11, 2026
    1 2 3 … 3,139 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.