Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda Ismed Kusasih menyebutkan penyakit saluran pernapasan dan pencernaan masih mendominasi kasus kesehatan masyarakat pasca masa libur panjang, termasuk setelah Lebaran.
Hal ini disampaikan berdasarkan data surveilans yang dipantau Dinkes Samarinda seiring meningkatnya aktivitas dan interaksi masyarakat selama liburan.
“Itu tetap saja dua hal itu, yang berhubungan dengan saluran pernapasan dan yang berhubungan dengan pencernaan,” ujar Ismed Rabu, 25 Maret 2026.
Ia menjelaskan, munculnya penyakit sangat dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni kondisi lingkungan dan faktor individu. Lingkungan yang bersih dan terjaga dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit, terutama penyakit menular.
Menurutnya, kegiatan gotong royong yang rutin dilakukan warga di tingkat RT hingga kelurahan di Samarinda turut berkontribusi dalam menekan angka penyakit, termasuk demam berdarah dengue (DBD).
“Kalau lingkungannya terjaga baik, insyaallah kita bisa menghindari penyakit. Alhamdulillah dalam dua hingga tiga tahun terakhir, kasus DBD sangat menurun,” jelasnya.
Selain hal itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan secara individu melalui pola hidup sehat. Daya tahan tubuh yang baik, pola makan seimbang, serta istirahat yang cukup menjadi faktor penting dalam mencegah penyakit pasca liburan.
“Kalau secara individual, kita punya kewajiban menjaga diri dari penyakit. Artinya memperbaiki imunitas, pola makan yang baik, tidur yang cukup, dan seterusnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ismed menyebutkan bahwa penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes juga tetap menjadi perhatian. Kedua penyakit tersebut masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipantau oleh Dinkes.
“Untuk penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes, itu juga tetap kami pantau. Pasiennya rutin berobat ke puskesmas maupun rumah sakit, sehingga kondisinya bisa terkontrol,” pungkasnya.
Dinkes Samarinda pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada pasca libur panjang dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup sehat guna mencegah peningkatan kasus penyakit.
