Insitekaltim, Samarinda — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda akan menggelar Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri. Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai 13 Maret hingga 26 Maret 2026.

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Samarinda Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Hendri Umar saat memimpin rapat koordinasi persiapan Operasi Ketupat di Aula Rupatama Polresta Samarinda.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menyampaikan, pengamanan akan melibatkan berbagai instansi lintas sektor guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama masa libur Lebaran.
“Nanti dalam Operasi Ketupat ini akan melibatkan beberapa instansi terkait lainnya yang akan terlibat secara aktif dalam kegiatan pengamanan, seperti dari Dishub, Satpol PP, TNI, serta instansi lintas sektor lainnya,” ujar Hendri Umar Senin, 9 Maret 2026.
Pengamanan juga akan melibatkan otoritas yang berada di kawasan transportasi, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Pelindo, serta instansi terkait di bandara dan pelabuhan.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polresta Samarinda akan mendirikan 10 pos pelayanan dan pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Samarinda.
Satu di antaranya merupakan pos pelayanan terpadu yang menjadi pos utama dalam Operasi Ketupat. Pada tahun ini, pos tersebut akan ditempatkan di Taman Samarinda yang menghadap ke Jalan Awang Long.
“Kita akan punya sepuluh pos pelayanan, yaitu satu pos pelayanan terpadu yang menjadi pos inti. Biasanya kita letakkan di dekat Teras Samarinda, tetapi tahun ini kita tempatkan di Taman Samarendah agar suasananya lebih baru,” jelasnya.
Selain pos inti, Polresta Samarinda juga akan menyiapkan tiga pos pelayanan di sejumlah titik mobilitas masyarakat, yakni berada di kawasan Pelabuhan Samarinda yang terintegrasi dengan KSOP dan Pelindo, di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, serta di pintu keluar Gerbang Tol Palaran (Tol Sambal).
Sementara itu, empat pos pengamanan lainnya akan ditempatkan di pusat-pusat keramaian, khususnya di pusat perbelanjaan yang diperkirakan mengalami peningkatan jumlah pengunjung menjelang Lebaran.
Adapun lokasi pos pengamanan tersebut berada di Big Mall Samarinda, Samarinda Central Plaza (SCP), Samarinda Square, serta Pasar Pagi.
“Kami juga menempatkan pos pengamanan di Pasar Pagi karena diperkirakan jumlah masyarakat yang berbelanja akan meningkat menjelang hari raya,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini juga menjadi bagian dari persiapan sebelum jajaran Polresta Samarinda mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Polda Kalimantan Timur pada tingkat provinsi.
“Dengan pelaksanaan Operasi Ketupat ini, ia berharap situasi keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum mudik dan Idulfitri dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya.
