Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    Musim Kemarau Bergeser, Kaltim Waspadai Lonjakan Karhutla hingga November

    Juli 22, 2026

    Guru Kaltim Bisa Kuliah S2-S3 Tanpa Bayar UKT, Pemprov Prioritaskan Tenaga Pendidik

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Soroti APBN Defisit dan Belanja Mobil Dinas, PKB Kaltim Minta DPRD Perketat Pengawasan Anggaran
    Politik

    Soroti APBN Defisit dan Belanja Mobil Dinas, PKB Kaltim Minta DPRD Perketat Pengawasan Anggaran

    RidhoBy RidhoMaret 3, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin saat menyampaikan sambutannya pada giat buka puasa bersama (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Timur (Kaltim) Syafruddin menyoroti kondisi keuangan negara dan daerah yang dinilainya tidak dalam keadaan baik-baik saja, pentingnya penguatan fungsi pengawasan terhadap kebijakan anggaran agar belanja pemerintah benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

    Ia menyampaikan, anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp3.800 triliun, sementara pendapatan negara secara riil hanya berada di kisaran Rp3.200 triliun. Kondisi tersebut menyebabkan defisit anggaran sekitar Rp600 triliun yang berpotensi ditutup melalui penambahan utang negara.

    “Utang negara kita hari ini sudah di kisaran Rp9.000 triliun. Ironisnya, sekitar 43 persen APBN dialokasikan untuk membayar pokok dan bunga utang. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi nasional tidak sedang baik-baik saja,” ujarnya Senin, 2 Maret 2026.

    Dalam konteks daerah, ia menyoroti polemik belanja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) khususnya pengadaan mobil dinas gubernur senilai Rp8,5 miliar serta pengadaan kendaraan pimpinan DPRD dengan nilai miliaran rupiah.

    Menurutnya, belanja tersebut tidak mencerminkan skala prioritas di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

    “Pengadaan mobil dinas itu bukan belanja prioritas, apalagi saat rakyat masih membutuhkan perhatian pada sektor-sektor dasar. Ini yang harus dikoreksi,” tegasnya.

    Lanjtuna, DPW PKB Kaltim telah menginstruksikan seluruh kader PKB terutama yang berada di lembaga legislatif, agar lebih cermat dan serius dalam membahas APBN maupun APBD. Ia menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam setiap rincian belanja pemerintah.

    “Uang yang dibelanjakan itu uang rakyat, hasil pajak rakyat. Tidak boleh ada satu rupiah pun yang ditutup-tutupi. DPRD harus memeriksa satu per satu pos belanja pemerintah,” katanya.

    Ia juga mempertanyakan mekanisme pengembalian anggaran pengadaan mobil dinas yang telah terlanjur direalisasikan dalam APBD Perubahan. Menurutnya, pemerintah daerah harus menjelaskan secara terbuka skema pengembalian tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan publik.

    “Kalau sudah direalisasikan dan barangnya sudah digunakan, skema pengembaliannya seperti apa? Ini yang harus dijelaskan secara transparan agar tidak merusak kepercayaan masyarakat,” ucap Syafruddin.

    Menutup pernyataannya, Syafruddin mengajak seluruh kader PKB di Kalimantan Timur untuk memperkuat barisan dan meningkatkan kerja-kerja pelayanan kepada masyarakat menjelang Pemilu mendatang.

    “Waktu menuju pemilu tidak panjang. PKB harus hadir lebih dekat dengan rakyat, memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan kebijakan anggaran benar-benar berpihak kepada kepentingan publik,” pungkasnya.

     

    APBN DPW PKB PKB Syafruddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    Juli 20, 2026

    Data Partai Politik di Kaltim Dimutakhirkan, KPU Mulai Validasi Berkelanjutan

    Juli 19, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    SittiJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Harapan warga Muara Kaman agar Jembatan Mahakam Kudungga segera dibangun kembali berbenturan…

    Musim Kemarau Bergeser, Kaltim Waspadai Lonjakan Karhutla hingga November

    Juli 22, 2026

    Guru Kaltim Bisa Kuliah S2-S3 Tanpa Bayar UKT, Pemprov Prioritaskan Tenaga Pendidik

    Juli 22, 2026

    Rudy Mas’ud: Sengketa SMAN 10 Usai, Kini Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Juli 22, 2026

    Audit Kemenkes Ungkap Perlunya Perbaikan Tata Kelola dan Komunikasi di RSUD AWS

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,231 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.