Insitekaltim, Samarinda — BPJS Kesehatan Cabang Samarinda memastikan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tepian tetap berjalan optimal meskipun terjadi pengetatan anggaran secara nasional. Kepastian itu disampaikan dalam kegiatan silaturahmi antara BPJS Kesehatan Samarinda dan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Hal ini disampaikan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Samarinda Adrielona. Ia mengatakan pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus laporan resmi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda terkait pelaksanaan layanan JKN di wilayah setempat.
“Ini sebenarnya kegiatan silaturahmi karena hubungan yang sudah sangat baik dengan Pemkot Samarinda, dan saya juga kepala cabang baru sejak Oktober lalu, baru saat ini berkesempatan mendapat jadwal bertemu Sekda,” ujar Lona panggilan akrabnya Kamis, 26 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, BPJS Kesehatan menyampaikan laporan mengenai kondisi pelayanan jaminan kesehatan serta dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaannya. Menurut Lona, dukungan Pemkot Samarinda selama ini sangat luar biasa sehingga masyarakat tidak mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan.
“Kami menyampaikan bahwa dukungan dari Pemerintah Kota Samarinda sangat luar biasa. Sampai saat ini, alhamdulillah, warga Kota Samarinda tidak mengalami kendala dalam mengakses layanan, baik dari sisi fasilitas kesehatan maupun kualitas pelayanan,” jelasnya.
Selain hal itu, Lona mengakui adanya pengetatan anggaran secara nasional, baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang turut berdampak pada daerah. Namun, hal tersebut dipastikan tidak menghambat komitmen pemerintah daerah dalam menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kita ketahui secara nasional ada pengetatan anggaran. Namun tadi kami berdiskusi bersama bahwa anggaran tidak akan menjadi kendala dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan. Semangatnya satu, pelayanan kesehatan di Kota Samarinda tidak boleh terkendala,” tegasnya.
Menjelang Mengkahiri pernyataannya, Ia menambahkan Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen terus mendukung program JKN pada tahun 2026 dan seterusnya agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa hambatan.
“Insyaallah untuk tahun 2026 dan seterusnya, Pemkot Samarinda, dalam hal ini Pak Wali Kota, akan terus mendukung program JKN sehingga masyarakat tidak mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan,” pungkasnya.
