Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Landa Kaltim hingga 1 Februari, Warga Diminta Waspada
    Kaltim

    BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Landa Kaltim hingga 1 Februari, Warga Diminta Waspada

    AbdiBy AbdiJanuari 31, 2026Updated:Januari 31, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Foto Ilustrasi Cuaca (foto_AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) pada periode 31 Januari hingga 1 Februari 2026.

    Teks: Himbauan cuaca ekstrem wilayah kaltim pertanggal 31 Januari-1 Februari 2026 (Ist/BMKG Balikpapan)

    Peringatan tersebut disampaikan BMKG melalui Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan setelah memantau peningkatan signifikan curah hujan berdasarkan analisis radar dan dinamika atmosfer terkini.

    BMKG menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh beberapa faktor meteorologi yang terjadi secara bersamaan. Salah satunya adalah fenomena La Nina lemah yang masih aktif dan berkontribusi terhadap meningkatnya suplai uap air ke wilayah Indonesia, termasuk Kaltim.

    Selain itu, teramati adanya pola perlambatan kecepatan angin atau konvergensi tepat di atas wilayah Pulau Kalimantan. Kondisi tersebut diperkuat oleh suhu permukaan laut di perairan Selat Makassar yang relatif hangat, sehingga mendorong terbentuknya aktivitas konvektif yang sangat kuat.

    Kombinasi faktor-faktor tersebut memicu pertumbuhan awan hujan jenis Cumulonimbus yang tebal di hampir seluruh lapisan udara wilayah Kalitim, yang berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    BMKG memperingatkan, hujan lebat tersebut dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah daerah, meliputi: Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

    Kepala Stasiun Meteorologi Balikpapan Djoko Sumardiono menegaskan, pentingnya kewaspadaan masyarakat dan instansi terkait terhadap potensi dampak ikutan dari cuaca ekstrem tersebut.

    “Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang perlu diantisipasi, terutama di wilayah dengan topografi berbukit dan sistem drainase yang kurang optimal,” tuturnya.

    Ia menambahkan, kewaspadaan ekstra perlu diberikan kepada wilayah Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Mahakam Ulu yang memiliki riwayat kerawanan bencana saat hujan lebat terjadi.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

    Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses layanan resmi BMKG Kaltim melalui media sosial Instagram, TikTok, dan X, serta terus meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya saat berkendara atau berada di area terbuka selama hujan berlangsung.

     

    BMKG Cuaca Ekstrem Djoko Sumardiono Kepala Stasiun Meteorologi Balikpapan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    Mental Ingin Cepat Kaya Jadi Pemicu Utama Terjerat Judi Online

    Mei 29, 2026

    Fenomena Judi Online di Kaltim Mengkhawatirkan, Ancam Ketahanan Keluarga dan Generasi Muda

    Mei 29, 2026

    Hangatkan Hari Raya Dengan Kepedulian di Iduladha, PWI Kaltim Salurkan Kurban bagi Insan Pers

    Mei 28, 2026

    Lahan Sawit 2 Hektare Hancur Diterjang Lumpur, Warga Tolak Tawaran Ganti Rugi Rp70 Juta dari Perusahaan

    Mei 26, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.