Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    Juni 21, 2026

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Hukum»Nelayan Bontang Kerap Lakukan Pengeboman Ikan, di Perairan Muara Badak
    Hukum

    Nelayan Bontang Kerap Lakukan Pengeboman Ikan, di Perairan Muara Badak

    MartinusBy MartinusAgustus 29, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Ryan – Editor : Redaksi

    Insitekaltim,Tenggarong – Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) sumber daya perikanan dan kelautan Kecamatan Muara Badak, Mansur, dibuat kesal dengan ulah oknum nelayan asal kota Bontang, yang diduga kerap lakukan pengeboman ikan di perairan Muara Badak, tanpa merasa bersalah merusak ekosistem dalam laut.

    “Baru-baru ini, kita pantau langsung melihat terumbu karang bawah laut, kita temukan puluhan ikan yang mati, karena praktek menangkap ikan dengan cara mengebom,” kesal Mansur.

    Mansur menduga, yang kerap melakukan praktek pengeboman ikan, adalah nelayan asal kota bontang. Selanjutnya yang akan dilakukan Pokmaswas, akan melaporkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan(DKP) Kaltim, agar ada tindakan tegas terhadap praktek perusak ekosistem laut tersebut.

    “Jenis ikan yang paling banyak mati, ikan biji nangka yang tersangkut diterumbu karang,” jelasnya.

    Sementara itu, Plt Kepala DKP Kukar, Dadang S tidak membantah apa yang dilaporkan Pokmaswas Muara Badak, dan mengiyakan, bahwa praktek pengeboman ikan kerap dilakukan oleh nelayan kota bontang.

    “Kan bisa kita lihat jenis kapal, warna kapal, kita laporkan ke pos angkatan laut, ternyata betul, kapal tersebut milik nelayan asal bontang,” ujar Dadang.

    Menurut Dadang, DKP Kukar tidak memiliki kewenangan menindak praktek tersebut, upaya yang dilakukan dengan sosialisasi ke masyarkat agar praktek pengeboman ikan jangan dilakukan, silahkan saya mengambil ikan sebanyak-banyaknya asal memakai cara yang baik dan tidak merusak ekosistem laut.

    “Malahan ada modus baru, yang mengebom nelayan bontang, ditinggalkan dan yang mengambil nelayan lokal muara badak, nanti berjanjian ketemu dimana, dan hasil ikan dibagi dua,”pungkasnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    Juni 20, 2026

    Sengketa Lahan Yayasan Melati Belum Berakhir, Kadisdikbud Kaltim Prioritaskan Stabilitas

    Juni 18, 2026

    Usai Menang PK PM Noor, Kubu Heryono Bersihkan Spanduk Ilegal dan Desak Pengosongan

    Juni 18, 2026

    TAG Kaltim Digugat ke PTUN Samarinda, Persoalkan Jumlah dan Anggaran Rp10,7 Miliar

    Juni 11, 2026

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    Juni 6, 2026

    Pengembangan Perkara TPPU Bergulir, Rita Desak KPK Teliti Seluruh Fakta dan Dokumen

    Juni 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    R’syaJuni 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan gerakan menanam mangrove…

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    Juni 21, 2026

    Mayoritas Guru Sekolah Rakyat Samarinda dari Luar Kaltim, DPRD: Yang Dinilai Kualitasnya

    Juni 21, 2026
    1 2 3 … 3,160 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.