Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Komisi IV DPRD Kaltim Kritisi Efektivitas Program Proper
    DPRD Kaltim

    Komisi IV DPRD Kaltim Kritisi Efektivitas Program Proper

    MartinusBy MartinusJuli 25, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: rapat kerja Komisi IV DPRD Kaltim bersama Dinas Lingkungan Hidup Kaltim, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta enam perusahaan tambang
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur Sarkowi V Zahry menyoroti tantangan implementasi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

    Meskipun sejumlah perusahaan tambang di Kalimantan Timur telah berhasil meraih predikat Proper emas, konflik sosial dengan masyarakat di sekitar area tambang terus bermunculan dan menjadi catatan kritis dalam forum evaluasi.

    Sorotan itu mencuat dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kaltim bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta enam perusahaan tambang besar, yang berlangsung di Ballroom Platinum Hotel dan Convention Hall Balikpapan pada Rabu, 23 Juli 2025.

    Agenda utama forum tersebut ialah mengevaluasi kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, dan persoalan ketenagakerjaan.

    Rapat dipimpin oleh Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, dan dihadiri Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Ketua Komisi IV Baba, serta anggota komisi lainnya,Sarkowi V. Zahry, Agus Aras, Agusriansyah Ridwan, dan Syahariah Mas’ud.

    Enam perusahaan yang terlibat dalam forum ini antara lain PT Multi Harapan Utama, PT Kideco Jaya Agung, PT Indomining, PT Trubaindo Coal Mining, PT Energi Unggul Persada, dan PT Kutai Sawit Mandiri.

    Dalam rapat tersebut, Sarkowi menyampaikan bahwa capaian administratif melalui PROPER belum mampu menggambarkan kompleksitas persoalan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat sekitar tambang.

    Ia menggarisbawahi pentingnya menguji kembali efektivitas indikator penilaian Proper yang selama ini lebih menonjolkan pendekatan dokumen dan laporan dibanding kenyataan yang terjadi di lapangan.

    “Tantangannya adalah apakah Proper benar-benar mampu meningkatkan pengelolaan lingkungan. Kita butuh ukuran yang jelas dan komitmen nyata di lapangan,” ujarnya.

    Pernyataan itu menegaskan kekhawatiran para legislator mengenai jurang antara prestasi di atas kertas dengan realitas yang dialami masyarakat terdampak.

    Tidak jarang, perusahaan tambang mendapat penghargaan atas kinerja lingkungannya, sementara di sisi lain, warga sekitar mengeluhkan polusi udara, gangguan kesehatan, hingga minimnya keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan lingkungan.

    Situasi ini diperparah oleh lemahnya komunikasi antara pihak perusahaan dan masyarakat, serta terbatasnya ruang partisipasi publik dalam tahapan evaluasi dan penilaian Proper.

    Sarkowi memandang bahwa keberhasilan sebuah perusahaan dalam pengelolaan lingkungan seharusnya bukan semata-mata ditentukan oleh parameter teknokratis, tetapi juga oleh sejauh mana perusahaan mampu membangun hubungan harmonis dengan masyarakat dan menuntaskan persoalan sosial yang muncul dari aktivitas industrinya.

    Ia menegaskan bahwa Komisi IV DPRD Kaltim mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap metode penilaian Proper, agar lebih adaptif terhadap dinamika lokal dan membuka ruang dialog yang lebih luas antara perusahaan dan komunitas terdampak.

    Penyesuaian ini dinilai penting untuk menjamin bahwa pengakuan terhadap kinerja lingkungan tidak menjadi legitimasi semu atas ketimpangan yang berlangsung di wilayah operasi.

    “Kita tidak bisa menutup mata bahwa konflik sosial masih kerap terjadi di sekitar lokasi tambang, meskipun perusahaan tersebut mengantongi Proper emas. Ini harus menjadi koreksi bersama,” kata Sarkowi.

    Dukungan terhadap upaya penajaman indikator Proper juga datang dari sejumlah anggota komisi lainnya. Mereka menekankan perlunya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat menghadapi perusahaan, sekaligus mengawasi pelaksanaan CSR agar tidak menjadi program seremonial semata.

    Melalui forum ini, DPRD berharap ke depan Proper tidak hanya menjadi instrumen administratif, tetapi juga alat transformasi yang mengikat perusahaan untuk benar-benar bertanggung jawab atas dampak lingkungannya secara menyeluruh. (Adv)

    DLH Program Proper Sarkowi V Zahry
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    TPA Samarinda Tambah Zona Penampungan, Target Sampah 700 Ton per Hari

    April 27, 2026

    DPRD Samarinda Soroti MBG: Dapur Ditutup, Keluhan Makanan hingga Mekanisme Program Belum Jelas

    April 23, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut 12 SPPG Dihentikan Sementara, Pengawasan Libatkan Lintas Instansi

    April 9, 2026

    Suwarso Tegaskan SPPG Wajib Kelola Limbah Sesuai Standar, 12 Titik Disuspensi Sementara

    April 8, 2026

    Tinjau Taman Balai Kota, Andi Harun Minta Penataan Disempurnakan

    April 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Ratu ArifanzaMei 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Arah baru organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai…

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026
    1 2 3 … 3,094 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.