Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»SMA 16 Samarinda Komit Bebaskan Siswa Afirmasi dari Beban Seragam
    Pendidikan

    SMA 16 Samarinda Komit Bebaskan Siswa Afirmasi dari Beban Seragam

    SittiBy SittiJuli 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala SMAN 16 Samarinda Abdul Rozak Fahrudin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala SMAN 16 Samarinda Abdul Rozak Fahrudin menunjukkan kepedulian terhadap siswa yang masuk melalui jalur afirmasi. Ia memastikan tak ada siswa yang gagal sekolah hanya karena persoalan seragam.

    Menurut Rozak, seluruh siswa kelas X memang sudah mendapat seragam dasar gratis berupa baju putih, celana atau rok abu-abu, sepatu, dan tas. Namun, untuk seragam khusus seperti olahraga maupun seragam khas sekolah, pembiayaan biasanya ditanggung orang tua.

    “Inovasi kami di SMA 16 adalah memikirkan semua kebutuhan siswa afirmasi. Mau diskon, cicilan, bahkan kalau tidak mampu, bisa gratis. Semua kita carikan solusi agar anak tetap sekolah,” ucap Rozak, Kamis 3 Juli 2025.

    Ia membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi orang tua siswa afirmasi. Jika ada kesulitan biaya, Rozak mempersilakan orang tua datang langsung ke sekolah, tanpa rasa takut atau sungkan.

    “Silakan hubungi saya langsung. Kami siap bantu. Jangan sampai anak putus sekolah hanya gara-gara seragam,” tuturnya.

    Sekolah juga memberi alternatif untuk membeli seragam tambahan, seperti membeli di pasar atau toko lokal, memakai seragam kakak yang masih layak, atau memanfaatkan koperasi sekolah yang memungkinkan pembayaran dicicil.

    “Kalau mau beli di pasar, monggo. Kalau ada baju kakak yang masih bagus, juga boleh. Ini sekaligus mendukung ekonomi sekitar,” sambung Rozak.

    Sebagai tindak lanjut, SMA 16 akan mengadakan pertemuan dengan orang tua murid setelah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selesai. Dalam kesempatan tersebut, seluruh program dan kebijakan sekolah akan dibahas secara terbuka, termasuk soal seragam.

    “Setelah MPLS, kami undang orang tua. Di situ semua akan disampaikan secara detail agar tak ada informasi simpang siur,” ujarnya.

    Ia menekankan prinsip utama sekolah adalah memberi ruang seluas-luasnya agar semua anak bisa belajar. Tidak ada alasan ekonomi yang boleh menghentikan semangat mereka.

    “Seragam itu hanya pelengkap. Yang utama adalah anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan tenang,” tandas Rozak.

    Dengan pendekatan ini, SMA 16 Samarinda berupaya memastikan tak ada anak di Kota Tepian yang kehilangan haknya untuk bersekolah, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

    Abdul Rozak Fahrudin Afirmasi Kepala Sekolah SMAN 16 Samarinda MPLS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    Dua Bulan Pascakebakaran, Perbaikan Delapan Ruang Kelas SMPN 2 Samarinda Segera Dilelang

    Juni 12, 2026

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Satu-satunya di Kaltim, Prodi Pendidikan Otomotif IKIP PGRI Tawarkan Keunggulan Ganda

    Juni 11, 2026

    PGRI Kaltim Siapkan Mata Kuliah Coding Berbasis AI untuk Calon Guru

    Juni 11, 2026

    Rapor Merah TKA 2026 Tampar Pendidikan Indonesia

    Juni 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    R’syaJuni 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan orang tua harus berperan aktif…

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    Skateboard Makin Diminati, KIS Kaltim Buka Ruang bagi Pemula

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,141 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.