Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    April 13, 2026

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»SMA 16 Samarinda Komit Bebaskan Siswa Afirmasi dari Beban Seragam
    Pendidikan

    SMA 16 Samarinda Komit Bebaskan Siswa Afirmasi dari Beban Seragam

    SittiBy SittiJuli 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala SMAN 16 Samarinda Abdul Rozak Fahrudin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala SMAN 16 Samarinda Abdul Rozak Fahrudin menunjukkan kepedulian terhadap siswa yang masuk melalui jalur afirmasi. Ia memastikan tak ada siswa yang gagal sekolah hanya karena persoalan seragam.

    Menurut Rozak, seluruh siswa kelas X memang sudah mendapat seragam dasar gratis berupa baju putih, celana atau rok abu-abu, sepatu, dan tas. Namun, untuk seragam khusus seperti olahraga maupun seragam khas sekolah, pembiayaan biasanya ditanggung orang tua.

    “Inovasi kami di SMA 16 adalah memikirkan semua kebutuhan siswa afirmasi. Mau diskon, cicilan, bahkan kalau tidak mampu, bisa gratis. Semua kita carikan solusi agar anak tetap sekolah,” ucap Rozak, Kamis 3 Juli 2025.

    Ia membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi orang tua siswa afirmasi. Jika ada kesulitan biaya, Rozak mempersilakan orang tua datang langsung ke sekolah, tanpa rasa takut atau sungkan.

    “Silakan hubungi saya langsung. Kami siap bantu. Jangan sampai anak putus sekolah hanya gara-gara seragam,” tuturnya.

    Sekolah juga memberi alternatif untuk membeli seragam tambahan, seperti membeli di pasar atau toko lokal, memakai seragam kakak yang masih layak, atau memanfaatkan koperasi sekolah yang memungkinkan pembayaran dicicil.

    “Kalau mau beli di pasar, monggo. Kalau ada baju kakak yang masih bagus, juga boleh. Ini sekaligus mendukung ekonomi sekitar,” sambung Rozak.

    Sebagai tindak lanjut, SMA 16 akan mengadakan pertemuan dengan orang tua murid setelah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selesai. Dalam kesempatan tersebut, seluruh program dan kebijakan sekolah akan dibahas secara terbuka, termasuk soal seragam.

    “Setelah MPLS, kami undang orang tua. Di situ semua akan disampaikan secara detail agar tak ada informasi simpang siur,” ujarnya.

    Ia menekankan prinsip utama sekolah adalah memberi ruang seluas-luasnya agar semua anak bisa belajar. Tidak ada alasan ekonomi yang boleh menghentikan semangat mereka.

    “Seragam itu hanya pelengkap. Yang utama adalah anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan tenang,” tandas Rozak.

    Dengan pendekatan ini, SMA 16 Samarinda berupaya memastikan tak ada anak di Kota Tepian yang kehilangan haknya untuk bersekolah, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

    Abdul Rozak Fahrudin Afirmasi Kepala Sekolah SMAN 16 Samarinda MPLS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pelatihan Jurnalistik Polnes Tak Sekadar Dasar, Fokus Cetak Jurnalis Siap Terjun

    April 12, 2026

    Polnes Berjaya di Kancah Nasional, Dua Tim Sabet Penghargaan Bergengsi

    April 12, 2026

    Wawali Samarinda Dorong Perluasan Sekolah Lansia, Tekankan Pentingnya Kepedulian Keluarga

    April 10, 2026

    Sekolah Lansia Santa Mathilda Resmi Dibuka, Bukti Belajar Tak Mengenal Usia

    April 10, 2026

    Sekolah Lansia di Samarinda Diperkuat, Dorong Lansia Sehat dan Berdaya

    April 10, 2026

    IMM Kaltim Soroti Isu Lingkungan Hingga SDM, Tegaskan Peran Strategis Mahasiswa dalam Kebijakan Daerah

    April 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    Andika SaputraApril 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda dinilai memerlukan keterlibatan…

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,053 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.