Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»ASN Kukar Ikuti Rakor Virtual Kemendagri, Bahas Pengendalian Inflasi dan Sekolah Rakyat
    Diskominfo Kukar

    ASN Kukar Ikuti Rakor Virtual Kemendagri, Bahas Pengendalian Inflasi dan Sekolah Rakyat

    VinsensiusBy VinsensiusApril 21, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) turut berpartisipasi dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia. Rakor tersebut membahas langkah konkret pengendalian inflasi di daerah tahun 2025 serta sosialisasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

    Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, ini dilaksanakan di Ruang Rapat Asisten II Kantor Bupati Kutai Kartanegara dan diikuti oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) serta perwakilan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Kukar.

    Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi tantangan inflasi yang bisa berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia mengapresiasi inisiatif daerah yang telah melakukan intervensi aktif dalam menjaga stabilitas harga serta meningkatkan daya beli masyarakat.

    Salah satu sorotan utama dalam rakor ini adalah pemaparan mengenai program Sekolah Rakyat yang disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Kesejahteraan Sosial, Profesor Nunung Nuryartono.

    Dalam penjelasannya, Nunung Nuryartono menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

    “Sekolah Rakyat ini adalah sekolah berasrama dengan kurikulum formal yang dipadukan dengan pendidikan karakter,” katanya.

    Ia menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga yang berada di desil 1 dan 2 atau kategori ekonomi terendah, dengan syarat adanya komitmen dari orang tua serta kelengkapan tes administrasi dan kesehatan.

    Dalam tahap awal implementasinya, pemerintah telah menerima 356 usulan titik lokasi dari berbagai kabupaten, kota, dan provinsi. Menurut Nunung Nuryartono, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan untuk membangun Sekolah Rakyat di 200 titik pada tahun 2025. Penentuan titik prioritas didasarkan pada dua indikator utama, yakni kesiapan wilayah dan tingkat kemiskinan daerah tersebut.

    “Pada tahap satu ini, sebanyak 52 titik sudah selesai disurvei dan sedang dalam proses perancangan untuk revitalisasi. Sementara 85 titik lainnya sedang disurvei oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” jelasnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa tahun ajaran 2025/2026 akan menjadi awal dimulainya proses belajar mengajar di 53 titik yang telah dipastikan kesiapan infrastrukturnya. Sekolah Rakyat akan mencakup jenjang pendidikan dari SD, SMP hingga SMA.

    Lebih lanjut, Nunung Nuryartono mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat nantinya dirancang untuk menampung tidak kurang dari 1000 siswa per lokasi.

    “Lima titik lokasi tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku, Bali, NTT, NTB, dan 26 lainnya di Pulau Jawa,” paparnya.

    Usulan titik terus bertambah seiring dengan antusiasme pemerintah daerah yang mendukung penuh program tersebut. Pemerintah berkomitmen untuk memproses seluruh usulan secara simultan dengan tetap memperhatikan hasil survei dan kesiapan wilayah.

    Rakor ini menjadi langkah penting dalam memastikan koordinasi yang solid antar lembaga pemerintah dalam menanggulangi tantangan inflasi serta memperkuat sektor pendidikan, terutama bagi kelompok masyarakat rentan. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyatakan kesiapannya mendukung dan melaksanakan arahan dari pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat daerah.

    Keterlibatan aktif ASN dan OPD di Kukar dalam rakor ini juga menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (Adv)

    ASN Kukar OPD Kukar Pemkab Kukar Rakor Sekolah Rakyat
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Penanganan Anak Jalanan di Samarinda Butuh Asesmen Mendalam, Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Solusi

    Februari 26, 2026

    Proyek PSN Sekolah Rakyat di Pasuruan Dipersoalkan, Aliansi Adukan Dugaan Pelanggaran ke Kejagung

    Februari 3, 2026

    Proyek Sekolah Rakyat Rp2 Triliun di Jatim Disorot, Warga Keluhkan Debu dan Minim Transparansi

    Januari 23, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025

    Aulia Resmi Dilantik, Kukar Idaman akan Jadi Prioritas di 100 Hari Pertama

    Juni 23, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Ratu ArifanzaMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah…

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026

    Dari Rumah Cagar Budaya, Tenun Samarinda Terus Menghidupi Generasi

    Maret 31, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Revitalisasi Pasar Segiri, Terapkan Sistem Zonasi dan Layanan 24 Jam

    Maret 31, 2026

    Dibina BI, UMKM Kampung Ketupat Samarinda Tumbuh Pesat hingga Tembus Pasar Luar Daerah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.