Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Pesan Religius dan Profesional Bupati Kukar di Halalbihalal BPKAD
    Diskominfo Kukar

    Pesan Religius dan Profesional Bupati Kukar di Halalbihalal BPKAD

    VinsensiusBy VinsensiusApril 11, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Dalam suasana penuh kehangatan pasca-Ramadan, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menghadiri acara Halalbihalal yang diselenggarakan oleh keluarga besar Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kukar. Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Bupati Edi untuk menyampaikan pesan mendalam tentang keseimbangan antara spiritualitas dan profesionalisme.

    Dalam sambutannya, Bupati Edi mengajak seluruh jajaran BPKAD untuk menjadikan Ramadan sebagai momen pembelajaran dan pembentukan karakter. Ia menekankan pentingnya menjaga dan merawat intensitas ibadah yang telah dilatih selama Ramadan agar tidak terhenti di bulan suci saja.

    “Kita tidak hanya melaksanakan puasa Ramadan, tetapi juga ibadah wajib, sunah dan sosial. Ini harus terus dijaga, khususnya untuk tetap istiqamah setelah Ramadan,” kata Edi, Jumat 11 April 2025.

    Ia menyoroti pentingnya kesadaran pribadi sebagai fondasi utama dalam membangun kesadaran kolektif. Menurutnya, apabila setiap individu memiliki kesadaran ibadah dan tanggung jawab yang tinggi, maka kinerja institusi pun akan terdorong menjadi lebih baik.

    Dalam konteks ASN, kata dia, kesalehan personal diyakini akan berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi profesional.

    “Saya yakin, kalau seseorang itu religinya baik, maka aspek lainnya juga akan baik. Kesadaran bahwa segala kekuatan berasal dari Allah SWT akan membentuk sikap rendah hati dan tanggung jawab tinggi dalam bekerja,” ucapnya.

    Dalam acara yang turut diisi dengan tausiah dan pengajian ini, Bupati juga mengapresiasi kegiatan kajian keislaman yang rutin dilakukan oleh BPKAD. Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini merupakan salah satu cara efektif untuk memperkuat karakter spiritual aparatur sipil negara. Namun, ia menegaskan bahwa semua itu akan berhasil jika dimulai dari kesadaran personal masing-masing individu.

    “Pembinaan kelembagaan memang penting, tapi semua kembali kepada kesadaran pribadi. Kalau kesadaran personal sudah tumbuh, maka kesadaran kolektif akan menyusul, dan dari sana akan lahir manfaat bagi sesama,” tegasnya.

    Selain menekankan aspek spiritual, Bupati Edi juga membahas peran strategis BPKAD dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah. Ia menyampaikan apresiasi atas pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan daerah, yang menjadi indikator tata kelola keuangan yang baik.

    Meski begitu, ia mengingatkan bahwa tantangan pengelolaan aset masih memerlukan perhatian serius. Banyak aset daerah yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Ia mencontohkan Pulau Kumala sebagai salah satu aset potensial yang seharusnya bisa menjadi motor penggerak sektor pariwisata, namun belum dimaksimalkan karena keterbatasan investasi swasta dan regulasi yang belum sepenuhnya mendukung.

    “Kalau kita lihat di negara maju, seperti Amerika, manusianya bisa tidur, tapi asetnya bekerja. Di sini masih banyak aset kita yang tidur. Ini menjadi tantangan bersama,” katanya sambil menyitir pidato Menteri Keuangan yang mengkritisi pengelolaan aset publik di Indonesia.

    Bupati juga menyinggung perlunya ASN, khususnya di lingkungan BPKAD, untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Regulasi keuangan dan pengelolaan aset terus berkembang, sehingga menuntut adaptasi dan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan.

    “Jangan cepat merasa puas. Dinamika pengelolaan keuangan dan aset terus berubah. Kita harus siap, harus terus belajar. Pemahaman terhadap regulasi dan tata kelola harus menjadi bagian dari ibadah kita,” imbuhnya.

    Di akhir sambutannya, Bupati Edi Damansyah kembali mengajak seluruh jajaran BPKAD untuk menjadikan momentum halal bihalal sebagai titik tolak memperkuat komitmen ibadah dan tanggung jawab profesional. Ia berharap nilai-nilai Ramadan bisa terus menjadi cahaya dalam menjalankan amanah sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

    “Komitmen dan konsistensi harus jalan beriringan. Kita ibadah kepada Allah, dan pada saat yang sama, kita juga melaksanakan tanggung jawab profesional. Itulah bentuk pengabdian yang sesungguhnya,” pungkasnya. (Adv)

    ASN BPKAD Bupati Kukar Edi Damansyah Halalbihalal Pemkab Kukar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Tegaskan Batas Kepatuhan WFH, Andi Harun: Pelanggaran Naik ke Level Serius

    April 24, 2026

    Kepatuhan WFH ASN Samarinda Capai 94,5 Persen, Diskominfo Benahi Sistem

    April 24, 2026

    Samarinda Kembangkan Sistem Berbasis AI, Targetkan Hadirkan ASN Digital

    April 24, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Andi Harun Tegaskan WFH ASN Fokus Hemat Energi dan Tekan Emisi

    April 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    Andika SaputraApril 29, 2026

    Samarinda, Insitekaltim – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mulai memperketat distribusi kios…

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    Samarinda Targetkan Peringkat Terbaik Program Desa Cantik

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.