Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Puncak Stelling Wakili Kaltim ke Nasional, Tawarkan Wisata 24 Jam dan Jejak Sejarah

    April 26, 2026

    Resmi Nahkodai PAN Kaltim, Erwin Izharuddin Dilantik Zulhas di Hadapan Ribuan Kader

    April 26, 2026

    PAN Kaltim Target 4 Besar, Jasno Tegaskan Mesin Partai Siap Digerakkan Maksimal

    April 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Ribuan Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca di Bontang Terancam Kedaluwarsa
    Daerah

    Ribuan Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca di Bontang Terancam Kedaluwarsa

    SeliBy SeliMaret 5, 2022Updated:Maret 5, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang Adi Permana.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Iren – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Pemberian vaksinasi Covid-19 masih terus dilakukan di Kota Bontang. Namun Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang telah membatasi penambahan jumlah vaksin dari pemerintah pusat, lantaran ribuan dosis vaksin belum tersalurkan, bahkan vaksin jenis AstraZeneca dan Pfizer terancam kedaluwarsa.

    Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang, Adi Permana kepada Insitekaltim.com, Jumat (4/3/2021).

    Adapun saat ini vaksin AstraZeneca, Pfizer dan Sinovac  yang disimpan di gudang penyimpanan Farmasi Bontang, jika ditotalkan sekitar 30 ribu dosis lebih.

    “Per jenis sekitar 10 ribu dosis yang belum disalurkan. Sementara masa kedaluwarsa sudah cukup singkat untuk jenis vaksin Pfizer dan AstraZeneca,” terangnya.

    Karena hal tersebut pemerintah pusat sudah mengingatkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang untuk sementara tidak mengeluarkan vaksin AstraZeneca dari dalam gudang sampai ada imbauan lanjutan, sehingga yang saat ini digunakan merupakan vaksin jenis Pfizer dan Sinovac

    “Vaksin AstraZeneca dari pusat diimbau untuk disimpan dulu. Yang kita pakai sekarang vaksin Pfizer dan Sinovac,” jelasnya.

    Adapun vaksin AstraZeneca hanya mampu bertahan enam bulan. Begitu halnya vaksin Pfizer, namun vaksin jenis ini masih dapat ditoleransi karena beberapa kondisi. Sedangkan Sinovac bisa bertahan hingga satu tahun.

    Adi Permana menerangkan, jika sudah saatnya vaksin kedaluwarsa, maka pihak kesehatan akan melakukan pemusnahan dengan skema pemusnahan limbah medis.

    “Jika sudah kedaluwarsa, ya nanti dimusnahkan seperti musnah limbah medis pada umumnya,” tuturnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang Letkol Arh Choirul Huda mengimbau masyarakat untuk divaksin. Bukan karena takut kadaluwarsa namun karena tingkat vaksinasi menjadi parameter penentuan tingkat PPKM.

    “Jika vaksinasi terus stagnan dan angka kasus baru terus meningkat di atas 100-150 jangan salahkan pemerintah jika Bontang turun ke PPKM Level 4,” tegasnya.

    Jika hal tersebut terjadi, pemerintah akan kembali menerapkan beberapa batasan yang tentunya akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

    “Pola pikir masyarakat itu harus diubah, jika tidak dampaknya mereka pun yang merasakan sendiri nantinya,” pungkasnya.

    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang Adi Permana Pemkot Bontang Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bontang Arh Choirul Huda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Camat Samarinda Ulu Dukung Perda TBC, Soroti Pentingnya Jaminan Sosial bagi Penderita

    April 14, 2026

    Kasus TBC Samarinda Tembus 4.000, Dinkes Genjot Deteksi Dini di Tengah Keterbatasan Anggaran

    April 13, 2026

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    TWAP Samarinda Tanggapi Sudarno, Tegaskan Pernyataan Andi Harun Soal JKN Bukan Hoaks

    April 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Puncak Stelling Wakili Kaltim ke Nasional, Tawarkan Wisata 24 Jam dan Jejak Sejarah

    Andika SaputraApril 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Puncak Stelling berhasil mewakili Kalimantan Timur (Kaltim) di tingkat nasional dalam ajang…

    Resmi Nahkodai PAN Kaltim, Erwin Izharuddin Dilantik Zulhas di Hadapan Ribuan Kader

    April 26, 2026

    PAN Kaltim Target 4 Besar, Jasno Tegaskan Mesin Partai Siap Digerakkan Maksimal

    April 26, 2026

    Rudy Mas’ud Serukan Politik Berbasis Kepentingan Rakyat di Pelantikan PAN Kaltim

    April 26, 2026

    Borneo FC Libas Semen Padang 3-0 di Segiri, Tempel Ketat Persib di Papan Atas

    April 26, 2026
    1 2 3 … 3,074 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.