Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkab Kutim Melakukan Terobosan Untuk Meningkatkan PAD
    Advertorial

    Pemkab Kutim Melakukan Terobosan Untuk Meningkatkan PAD

    AdminBy AdminMei 18, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nanda -Editor – Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Universitas Merdeka (Unmer) Malang, bersama Tim Pelaksana Kajian Upaya Peningkatan PAD Kutai Timur. FGD tersebut berlangsung secara Virtual di Ruang Rapat Dinas Kominfo dan Perstik, Senin (18/5/2020).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Kutai Timur H. Ismunandar, didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Sekretaris Daerah Irawansyah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) H. Musyaffa dan Kepala OPD. Dalam acara tersebut membahas upaya peningkatan PAD Kutim.

    Menurut Ismunandar, meskipun Pendapatan Asli Daerah (PAD) dirasa masih kurang optimal, namun melihatnya ada peningkatan dan ada perubahan kalaupun masih sedikit menyumbang untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim. Dimana Kutim saat ini masih  ketergantungan terhadap Dana Bagi Hasil (DBH).

    “Di APBD Kutai Timur. PAD kita hanya menyumbang sekitar lima sampai enam persen dan masih ketergantungan pada Dana Bagi Hasil Royalty  batubara,” terangnya.

    Dikatakan oleh Bupati Ismu, kalau suatu saat harga batu bara bisa saja menurun dan tentunya bisa sangat mempengaruhi pendapatan Kutim. Untuk itu, Kutim harus punya alternatif lain agar tidak bergantung pada DBH saja. Ia menjelaskan, bahwa upaya Bapenda sudah optimal. Sebab setiap tahun Bapenda dan jajarannya telah berupaya melebihi target PAD dari sasaran awal yang ditentukan sebelumnya. Ia pun berterima kasih kepada seluruh jajaran Bapenda Kutim.

    Semua ini menunjukkan bahwa ada kerja yang nyata dari Bapenda Kutim, tetapi itu saja kami rasa belum cukup. Mungkin ada sumber-sumber yang tidak kami lihat dapat digali. Sehingga bisa menjadi sumber PAD. Saat ini, masih banyak pungutan yang mestinya diserahkan ke daerah tetapi dikelola oleh Pemerintah Pusat. Seperti sektor PBB Pertambangan, Perkebunan dan Kehutanan, yang notabene hasilnya bukan ke daerah melainkan dikelola Pemerintah Pusat. Seandainya, ketiga PBB ini diserahkan ke daerah, maka meyakini hasilnya akan cukup menambah PAD Kutim.

    “Paling tidak dari kajian ini kita mendapatkan masukan-masukan, tentang bagaimana nantinya upaya kita untuk intensifikasi dan ekstensifikasi PAD kita. Pengkajian dari Universitas Merdeka bukan hanya resort saja yang kita ambil, mungkin dilihat bagaimana SDM-nya dalam rangka upaya peningkatan PAD. Seperti, (pajak) Tenaga Kerja Asing (TKA), alat-alat berat yang beroperasi di Kutim, serta hasil laut yang dibawa keluar Kutim,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.