
Reporter: Nada – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) Nidya Listiyono menggunakan metode Fishbone (tulang ikan) untuk menyelesaikan masalah yang disampaikan oleh beberapa warga di Jalan Pangeran Suryanata, Gang Berkah, RT. 30 Kelurahan Air Putih, Samarinda, Senin (17/2/2020).
Dalam reses terakhirnya tersebut, Tyo, sapaannya, akan mengiventaris semua aspirasi yang disampaikan.

“Kami akan mencoba membuat catatan, yang kemudian itu akan menjadi acuan untuk pembangunan tahun 2021 nanti,” ungkapnya Tyo yang ditemui wartawan Insitekaltim.com usai reses.
Ia menyampaikan saat ini semua penginputan menggunakan sistem, jika sudah tertampung semua masalah, akan sesegera mungkin diusulkan untuk program tahun selanjutnya.
“Intinya saat ini, kami akan bersinergi terlebih dahulu dengan pemerintah kota dan pemerintah provinsi,” katanya.
Tak hanya pembangunan, masyarakat Kelurahan Air Putih juga mengeluhkan adanya guru Taman Kanak-kanak (TK) Islam yang kurang diperhatikan oleh pemerintah.
“Nah itu juga menjadi salah satu prioritas untuk diselesaikan,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Air Putih, Abdul Haris, menyebutkan reses ini sangat baik karena menjadi kesempatan masyarakat di wilayahnya untuk langsung menyampaikan aspirasi kepada anggota dewan Provinsi Kaltim, yakni Nidya Listiyono.
“Karena adanya komunikasi yang berjalan antar semua elemen. Sehingga kita bisa tau semua permasalahan yang ada di masyarakat semua itu tentu untuk bisa diatasi dan agar selalu bisa bersinergi,” pungkasnya.
