Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Siapkan BTT Rp2,5 Miliar untuk Tangani Dampak Kekeringan

    September 2, 2026

    Beban 4 Kompetisi Bertambah, Borneo FC Sesuaikan Harga Tiket Musim Baru

    September 2, 2026

    Abdul Rohim Minta Kewenangan Damkar Diperkuat Lewat Perda Kebakaran

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Tanpa Ekskavator, BPBD Kesulitan Evakuasi Longsor
    Daerah

    Tanpa Ekskavator, BPBD Kesulitan Evakuasi Longsor

    AdminBy AdminJanuari 5, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Hilda – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Hendra AH, menyatakan kesulitan mengevakuasi longsor jika tanpa ekskavator atau mesin pengeruk. Karena itu pihaknya meminta bantuan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Samarinda.

    Sebelumnya pada Jumat (3/1/2020) terjadi longsor di Jalan KS Tubun Dalam, Kelurahan Sidodadi. Sebuah bangsalan ambruk menimpa rumah warga. Kini BPBD Samarinda sedang mengevakuasi.
    Menurutnya, keperluan penggunaan ekskavator telah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Samarinda. Namun, belum ada tanggapan dari PUPR Samari da karena terkendala akhir pekan.
    “Anggota saya sudah koordinasi dengan PUPR Samarinda, tidak tahu jawaban dari sama apa. Ini terkendala hari Minggu,” jelasnya saat dihubungi via telepon, Minggu (5/1/2020).
    Dikatakan Hendra, sambil menunggu konfirmasi dari pihak PUPR Samarinda, timnya mengambil tindakan untuk menutupi bagian longsor menggunakan terpal. Hal ini dilakukan agar tanah tidak terkena air hujan saat turun kembali.
    “Kalau terkena hujan lagi, tanah akan bergerak kembali dan dikhawatirkan mengenai rumah yang dibawahnya,” terangnya.
    Ia turut mengimbau untuk berhati-hati dan waspada apabila intensitas hujan masih terhitung 100 ml/detik.
    Terutama untuk daerah rawan longsor seperti di Selili, Jalan Harun Nafsi, daerah dekat RS Siaga Al Munawwarah Ramania, serta daerah Gerilya.
    “Masyarakat harus waspada karena menurut BMKG puncak tertinggi curah hujan di akhir Januari,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Siapkan BTT Rp2,5 Miliar untuk Tangani Dampak Kekeringan

    Ratu ArifanzaSeptember 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp2,5…

    Beban 4 Kompetisi Bertambah, Borneo FC Sesuaikan Harga Tiket Musim Baru

    September 2, 2026

    Abdul Rohim Minta Kewenangan Damkar Diperkuat Lewat Perda Kebakaran

    September 2, 2026

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026

    Kualitas Udara Samarinda Memburuk, Dinkes Belum Wajibkan Masker dan Pantau PM2.5

    September 2, 2026
    1 2 3 … 3,315 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.