Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Tanpa Ekskavator, BPBD Kesulitan Evakuasi Longsor
    Daerah

    Tanpa Ekskavator, BPBD Kesulitan Evakuasi Longsor

    AdminBy AdminJanuari 5, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Hilda – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Hendra AH, menyatakan kesulitan mengevakuasi longsor jika tanpa ekskavator atau mesin pengeruk. Karena itu pihaknya meminta bantuan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Samarinda.

    Sebelumnya pada Jumat (3/1/2020) terjadi longsor di Jalan KS Tubun Dalam, Kelurahan Sidodadi. Sebuah bangsalan ambruk menimpa rumah warga. Kini BPBD Samarinda sedang mengevakuasi.
    Menurutnya, keperluan penggunaan ekskavator telah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Samarinda. Namun, belum ada tanggapan dari PUPR Samari da karena terkendala akhir pekan.
    “Anggota saya sudah koordinasi dengan PUPR Samarinda, tidak tahu jawaban dari sama apa. Ini terkendala hari Minggu,” jelasnya saat dihubungi via telepon, Minggu (5/1/2020).
    Dikatakan Hendra, sambil menunggu konfirmasi dari pihak PUPR Samarinda, timnya mengambil tindakan untuk menutupi bagian longsor menggunakan terpal. Hal ini dilakukan agar tanah tidak terkena air hujan saat turun kembali.
    “Kalau terkena hujan lagi, tanah akan bergerak kembali dan dikhawatirkan mengenai rumah yang dibawahnya,” terangnya.
    Ia turut mengimbau untuk berhati-hati dan waspada apabila intensitas hujan masih terhitung 100 ml/detik.
    Terutama untuk daerah rawan longsor seperti di Selili, Jalan Harun Nafsi, daerah dekat RS Siaga Al Munawwarah Ramania, serta daerah Gerilya.
    “Masyarakat harus waspada karena menurut BMKG puncak tertinggi curah hujan di akhir Januari,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.